|
25 Kiai Jatim akan Ikut Rakornas PDIP
12 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekitar 25 kiai akan ikut rapat koordinasi nasional PDI Perjuangan, 18-19 November mendatang. Dalam acara yang dipusatkan di Jawa Timur itu, akan diputuskan dan diumumkan nama-nama bakal calon anggota legislatif dari PDIP. Wakil Sekjen DPP PDIP, Pramono Anung, mengungkapkan hal itu di Jakarta, Selasa (11/11).
Ia mengatakan, proses rekruitmen calon anggota legislatif itu betul-betul berdasarkan arus bawah. Masing-masing cabang secara serempak mengajukan nama-nama tokoh untuk dicalonkan. ?Tadi dalam rapat, nama-nama itu dikonfirmasi, selanjutnya akan dibawa ke rakornas,? ujarnya usai rapat rutin di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta.
Proses penjaringan diharapkan selesai paling lambat 17 November. Saat ini lebih dari 60 persen proses penjaringan telah dilakukan. Di provinsi-provinsi besar seperti di Jawa dan Bali, kata Pramono, telah selesai semua.
Ia menjelaskan, selain nama-nama yang diusulkan cabang, DPP PDIP juga menjaring beberapa nama yang beredar di masyarakat. ?Munculnya beberapa nama publik figur betul-betul dari bawah,? katanya. Nama-nama itu juga akan diusulkan dan diputuskan dalam rakornas.
Beberapa nama artis yang diajukan sebagai bakal caleg misalnya Marissa Haque dicalonkan oleh DPC DKI Jakarta, Desy Ratnasari diusulkan DPC Sukabumi, Frangki Sahilatua diusulkan oleh DPC Jatim, dan artis senior Dedi Sutomo diajukan oleh DPC Solo dan Karang Anyar.
Pramono membantah anggapan bahwa partainya sengaja merekrut artis. Sebab, dari semua nama yang diusulkan, ketika dikonfirmasi, menyatakan kesediaannya. ?Dalam konteks itu kalau dikatakan merekrut juga enggak, karena dua-duanya menginginkan,? katanya.
Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu juga diputuskan tentang target perolehan suara. Partai berlambang kepala banteng itu mentargetkanperolehan suara nasional sebesar 40 persen.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengatakan, sekitar 25 kiai asal Jawa Timur akan bergabung dengan PDIP dan akan hadir dalam rapat. Para kiai itu memiliki pondok pesantren yang cukup besar. Pramono memastikan, nama-nama kiai itu akan diumumkan dalam rapat nanti. Namun ia tidak bersedia menyebutkan nama-nama kiai tersebut. ?Tidak etis dong kalau saya menyebut nama,? katanya.
Retno Sulistyowati - Tempo News Room
|