Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Penculik Warga Indonesia di Malaysia terkait Abu Sayyaf
15 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepolisian Diraja Malaysia saat ini masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah warga negara Indonesia dan Filipina yang diculik di Malaysia beberapa waktu lalu. Dalam laporannya kepada Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, Rabu (15/10), Kepolisian Malaysia menduga salah satu pelaku penculikan, Abuk bin Jalil memiliki hubungan dengan kelompok separatis Filipina Selatan Abu Sayyaf.

Laporan tersebut menyebutkan, warganegara Indonesia yang diculik berjumlah empat orang (bukan tiga seperti yang diberitakan) dan dua orang lainnya adalah warga negara Filipina. Warga negara Indonesia yang diculik adalah Arsyad Sasjudi, Amir bin Nanggi, Anwar bin Yancos, dan Suwito. Sedangkan dua warga Filipina adalah Azarah bin Saraban dan Novelitu Arpusal. Mereka adalah tukang kayu yang sedang berada di Hotel Borneo Paradise, Negara bagian Sabah, Malaysia.

Menurut laporan tersebut, para pelaku merupakan residivis kambuhan dan memiliki catatan kriminal di kepolisian Malaysia. Motif penculikan adalah meminta uang tebusan, dan pelakunya adalah orang asing dan warga setempat.

Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Zainuri Lubis mengatakan, kewenangan untuk melakukan pencarian para warga tersebut berada ditangan Kepolisian Malaysia. "Wewengan kita hanya sebatas koordinasi saja," tuturnya.

Kepolisian Daerah Kalimantan Timur saat ini juga sedang melakukan pengamatan terhadap Pulau Nyamuk, Nunukan dan pelabuhan-pelabuhan laut sekitarnya. Menurut informasi dari The Philippine National Police diperkirakan para penculik tersebut saat ini telah berada di wilayah Filipina.

Mahdi Muhammad - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Tiga WNI Diculik di Malaysia
Dua Ustadz FPI Diculik
Ketua PDIP Ngawi Lima Kali Dipindah Penculik
Ketua PAC PDIP Ngawi Ditemukan di Hutan Pinus
Megawati Prihatin Penculikan Kader PDIP Ngawi

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data