Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Mahasiswa Serbu Gedung DPP Golkar Cikini
16 Pebruari 2001

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bentrokan antara mahasiswa pengunjukrasa dan aparat keamanan yang berjaga-jaga di sekitar Gedung DPP Golkar Cikini, Jumat (16/2), tak terelakkan lagi. Aksi tersebut dilakukan Aliansi Bubarkan Golkar (ABG) yang merupakan gabungan dari forum/organisasi mahasiswa antara lain Famred, FAM UI, dan GMNI.

Bentrokan terjadi sejak pukul 18.30 WIB, diawali ketika barisan mahasiswa merangsek menuju Gedung Golkar. Untuk membubarkan massa, aparat yang berjaga-jaga mengeluarkan beberapa tembakan gas air mata. Namun, massa hanya mundur beberapa meter dan kemudian bergerak lagi. Alhasil, betrokan lebih hebat tak terelakkan lagi.

Aparat keamanan yang terdiri dari Brimob Polda dan 33 personil Pasukan Unit Reaksi Cepat Polri yang mengendarai 18 motor berusaha menghalangi pada demonstran. Di samping itu, ratusan massa pendukung Golkar juga berkumpul di halaman dan di dalam gedung DPP Golkar. Diantara mereka bahkan ada yang bersenjatakan ketapel.

Untuk membubarkan massa, aparat lalu melakukan pengejaran terhadap pengunjuk rasa. Sebanyak empat demonstran tertangkap dalam aksi tersebut. Mereka mendapat perlakuan kasar dari Pasukan Perintis dan Brimob Polri. Bahkan, salah seorang mahasiswa yang tertangkap dipukuli dan digiring masuk ke halaman gedung Golkar. Di halaman gedung, ia sempat menjadi bulan-bulanan ratusan massa pendukung Golkar. Barulah, tak lama, mahasiswa nahas itu dibawa keluar menuju Mapolsek Menteng.

Sementara seorang mahasiswa lain yang tertangkap mengaku ketika itu hanya sekadar menonton. Setelah menunjukkan bukti identitas mahasiswa, ia pun dilepaskan tak lama kemudian. Sekitar pukul 19.30 WIB, sedikit demi sedikit mahasiswa mulai mundur karena terus dikejar aparat. (Jajang/Jobpie)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Unjuk Rasa Hari Tani Diwarnai Bentrok
Satu Pengunjuk Rasa Tewas Tertembak
300 Massa Sempat Bentrok dengan Aparat di Pasuruan
Polda Jawa Timur Tangkap 132 Tersangka Perusuh
Sembilan Polisi Menjadi Korban di Palangkaraya

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data