|
Liga Indonesia Bank Mandiri VII
Persiraja Penuhi Janjinya Melumat PSMS
08 Pebruari 2001
TEMPO Interaktif, Jakarta:Persiraja Banda Aceh yang bermain ngotot dan turun full team mengobati kekecewaan publik tanah rencong dengan melumat PSMS Medan 4-2 (3-1), di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, rabu (7/2) sore. Bermain habis-habisan sejak awal, Irwansyah dkk berhasil menghadiahi dua gol bagi rakyat Aceh yang sedang dilanda konflik itu.
Usai pertandingan, Iwan tak mampu menahan haru, saat mendapat pelukan selamat dari para pendukungnya. “Alhamdulillah, sore ini saya puas sekali,” kata pemain bernomor punggung 9 ini kepada TEMPO Interaktif.
Tekad memenangkan pertandingan memang sudah dipersiapkan Persiraja, yang kini (sebelum pertandingan melawan PSMS-red ) melorot di posisi sembilan klasemen sementara Liga Mandiri VII. Pelatih Bustamam, sebelum pertandingan meminta agar anak asuhnya bermain kompak dan disiplin. “Setiap gerak lawan adalah berbahaya dan perlu diawasi,” katanya sesaat sebelum pertandingan dimulai.
Namun, baru tujuh menit bermain, striker PSMS Marco (27) sudah membobolkan gawang Persiraja. Gol ini membuat sekitar 10 ribu penonton mencibiri Irwansyah dkk, dan mulai menyokong PSMS. Tapi, dengan semangat bermain kompak dan disiplin tinggi yang ditanamkan Bustamam, semangat bermain tim “Lantak Laju” ini tak kendor.
Pada menit ke-24, Fauzi Irfan (3) berhasil menggetarkan jala gawang PSMS. Stadion Harapan Bangsa pun bergemuruh.
Semangat yang diberikan penonton rupanya tidak sia-sia. Dua menit kemudian, Suharyono (28) menambah gol bagi timnya, dengan memanfaatkan kemelut di mulut gawang PSMS. Dan tiga menit setelah itu, pada menit ke-31, Irwansyah menambah gol bagi timnya. Posisi 3-1 ini bertahan hingga peluit panjang tanda permainan babak pertama berakhir ditiup wasit Syamsuri.
Pada babak kedua, pekikan histeris membahana di Lhong Raya, saat Irwansyah merobek pertahanan lawan dan menambah koleksi gol bagi timnya di menit ke-46. Lapangan berubah panas, pola permainan keras tak dapat dihindari, hingga Suharyono mendapatkan hadiah satu kartu kuning pada menit ke-64. Empat menit kemudian, Marco dari PSMS, memperkecil kekalahan timnya “Ayam Kinantan” ini dengan menyarangkan gol pada menit ke-68. Posisi 4-2 ini bertahan sampai peluit panjang tanda permainan telah usai, sekitar pukul 16.08 WIB.
Kekalahan PSMS Medan membuat sesumbar manager-nya HMT Aritonang, hambar. Sebelum bertanding dia memastikan stamina dan kualitas timnya di atas pemain-pemain Persiraja, dan siap mengalahkan Persiraja di kandangnya sendiri.”Tidak ada istilah seri, apalagi kalah. Kami akan meraih tiga angka penuh dari Persiraja,” kata dia. Namun, Aritonang lupa bahwa bola bulat, dan ternyata, selama 90 menit merumput di Stadion Lhong Raya, empat kali jala gawangnya bergetar. (J. Kamal Farza)
|