Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Liga Indonesia Bank Mandiri 2001

Beberapa Wasit Kena Sanksi Di-non-aktifkan
07 Pebruari 2001

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi kepada Arief Bulqini berupa pe-non-aktifan sebagai wasit selama putaran kompetisi Liga Bank Mandiri 2001. Putusan kepada Arief ini merupakan yang ketujuh yang dijatuhkan Komisi Disiplin kepada wasit. Sebelumnya wasit Suharto, M. Syafei, Teguh Sutrisno, Hudoyo, Widana, dan Heru Sugiri, juga telah di-non-aktifkan dari kegiatan perwasitan Liga Bank Mandiri 2001 dengan alasan sama.

Putusan Komisi Disiplin PSSI ini diambil lewat rapat yang dipimpin Wakil Ketuanya, Togar Manahan Nero, di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/2) sore. Sebelum mengambil putusan, Komisi Disiplin telah meminta keterangan kepada pihak yang terkait, antara lain: Pengawas Pertandingan Mudjito dan asistennya Suwarno, sekretaris Persema Jacob Suliantono dan salah seorang offial Persema lainnya Haryono.

Menurut Humas PSSI, Eddy Elison, yang juga hadir dalam rapat komisi disiplin itu, kepemimpinan wasit Arief Bulqini dalam pertandingan Petrokimia Putra Gresik vs Persema Malang itu sangat mengecewakan. Beberapa keputusannya dianggap keliru, dan dia pun dianggap tidak tegas. Contohnya adalah saat terjadi dorong-dorongan oleh pemain Persema Anshori, bahkan ketika Amin Zakaria, juga pemain Persema, memiting pemain lawan, Bulqini sama sekali tidak memberikan kartu kepada kedua pemain itu. Akibat kepemimpinannya ini, partai pertandingan ini kemudian menjadi rusuh. Penonton masuk ke lapangan dan terjadi pelemparan petasan yang mencederai dua penonton.

Menurut Eddy, banyaknya wasit yang mendapat sanksi disiplin ini tidak akan menjadi hambatan terhadap penyelenggaraan Liga Bank Mandiri 2001. Saat ini ada sekitar 150 wasit yang siap memimpin seluruh pertandingan.

Dalam putusan Komisi Disiplin hari ini, juga dijatuhkan sanksi kepada dua pemain Persema, masing-masing Anshori dan Amin Zakaria, berupa denda Rp 500 ribu dan hukuman percobaan tidak boleh main dalam dua pertandingan, bila dalam masa tiga pertandingan mereka terkena kartu merah.

Sedangkan panitia pelaksana pertandingan, yaitu Petrokimia Putra, didenda Rp 5 juta ditambah hukuman percobaan berupa satu kali pertandingan tanpa penonton, bila dalam tiga pertandingan mendatang sebagai tuan rumah terjadi kerusuhan. Panpel Petrokimia dijatuhi sanksi ini karena dianggap tidak mampu mengatasi kerusuhan saat pertandingan digelar. (Nurdin Saleh)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Meski Menang, PSSI Belum Kompak
PSSI akan Terapkan Pressure Football
PSM Ditekuk Shandong Lunen 3-1
AFC Belum Beri Lampu Hijau Liga Champions
Maung Bandung Pukul Persikabo 1-0

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data