Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kasus Uston Nawawi

PSSI Janji Selesaikan Rabu (10/1)
09 Januari 2001

TEMPO Interaktif, Jakarta:PSSI berjanji akan segera menyelesaikan sengketa perebutan pemain Uston Nawawi antara dua klub peserta Liga Indonesia Bank Mandiri VII, Persebaya dan PSM Makassar, setidaknya sebelum Ligina VII dimulai.

“Kita sudah memegang sejumlah bukti, tapi masih perlu klarifikasi dengan pihak Persebaya. Keputusan final soal Uston ini kemungkinan besok (10/1) kita tetapkan,” kata Sekretaris Panitia Arbitrasi PSSI, Andi Darussalam Tabusala, Selasa (9/1) di Hotel Bumi Karsa.


Seperti diberitakan sebelumnya, dua peserta Liga Indonesia (Ligina) yaitu Persebaya dan PSM Makassar tengah memperebutkan Uston Nawawi. Kasus Uston Nawawi ini mencuat setelah Uston menandatangani kontrak dengan PSM. Persebaya tidak bisa menerima langkah Uston karena memandang Uston masih terikat kontrak dengan Persebaya mengingat status Uston sebelumnya adalah pemain PS Untag Surabaya yang juga anggota Persebaya. Kepergian Uston ke PSM sendiri dalam rangka dipinjamkan PSM ikut dalam kompetisi Liga Champion

Atas langkah Uston, Persebaya kini menskors Uston selama 2 tahun, terhitung Sabtu (6/1). Klub berkedudukan di Surabaya ini juga mengancam akan menarik diri sebagai peserta liga bila PSSI terbukti mengesahkan Uston jadi milik PSM.

Sementara itu dipihak lain, PSM seperti diungkapkan Manajer Timnya, Kadir Halid, tetap berkeras Uston sudah sah menjadi pemain PSM. Kadir menunjukkan bukti ikatan kontrak senilai Rp 200 juta tertanggal 1 Desember 2000. Tak hanya itu, mereka bahkan telah mendaftarkan Uston sebagai anggota skuad PSM untuk Ligina VII.

Menyikapi perseteruan itu, PSSI sebagai organisasi induk olahraga sepak bola Indonesia akhirnya menunjuk panitia arbitrase untuk menyelesaikan kasus Uston ini. Panitia ini telah berjanji untuk menyelesaikan perkara ini Selasa (9/1). Namun, tampaknya akan mengalami pengunduran hingga esok, Rabu (10/1).

Andi sendiri menyatakan pihaknya kini sudah memegang kontrak antara Uston Nawawi dengan Persebaya sebagai bukti. Kontrak yang ditandatangani Uston dan Ketua Umum Persebaya merangkap manajer Tim, Soenarto Soemaprawiro ini berakhir pada Ligina VI lalu. Namun dalam klausulnya dinyatakan jika Persebaya ingin memperpanjang kontrak, harus melakukan negosiasi sebulan sebelum kontrak habis. Jika tidak dilakukan, maka perjanjian dianggap tidak diperpanjang atau berakhir dengan sendirinya.

Sekretaris Panitia Arbitrase ini belum mau menjelaskan ketika ditanya apakah kepergian Uston dari Persebaya sudah dianggap sah. Menurut Andi, pihaknya belum bisa memberikan keterangan karena masih akan melakukan klarifikasi dengan Persebaya.

Sementara itu kuasa Manajer Tim Persebaya, Haji Santo menyayangkan sikap Sekretaris Panitia Arbitrasi yang sudah mengatakan kepada media massa bahwa posisi Uston di PSM cukup kuat. “Padahal persoalan kan belum jelas. Yang saya khawatirkan itu bisa memanas-manasi, karena suporter Surabaya itu ibarat bom yang sumbunya pendek, sehingga mudah meledak,” kata Haji Santo.

Setidaknya, papar Haji Santo kekhawatiran itu terbukti. Selasa (9/1) siang, sekitar 30 suporter Surabaya berdemo di Hotel Bumi Karsa saat pengurus PSSI melakukan pertemuan dengan manajer tim menjelang persiapan pelaksanaan Ligina VII. Mereka menuntut Andi dipecat dari PSSI.

Ditambahkan oleh Haji Santo, berkaitan dengan skors yang diberikan Persebaya terhadap Uston, sejak Sabtu (6/1) dengan demikian Uston otomatis tidak bisa ikut kompetisi. “Kecuali kalau dia kembali ke Persebaya. Mungkin skornya bisa dicabut dan dia bisa main di Persebaya,” kata dia.(Nurdin Saleh)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Meski Menang, PSSI Belum Kompak
PSSI akan Terapkan Pressure Football
PSM Ditekuk Shandong Lunen 3-1
AFC Belum Beri Lampu Hijau Liga Champions
Maung Bandung Pukul Persikabo 1-0

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data