Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Narasi  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
   

Pesawat Cassa 212 PK 2032
Selasa, 22 Pebruari 2005 | 15:54 WIB

Pesawat Cassa 212 PK 2032 milik Polri jatuh di Sungai Mararena, sekitar 500 meter dari landas pacu Bandar Udara Mararena Sarmin, Jayapura, Selasa (22/2) pagi. Korban tewas 14 orang dan tiga orang dalam keadaan kritis. Pesawat jatuh karena baling-baling kiri tidak berputar saat akan mendarat. Sayap depan dan belakang pesawat patah. Pesawat Cassa berangkat dari Bandar Udara Sentani Jayapura sekitar pukul 06.14 WIT.

Berikut spesifikasi pesawat naas itu.

Cassa NC-212 merupakan pesawat komuter serbaguna buatan PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN). Pesawat ini dibuat berdasarkan lisensi perusahaan Cassa dari Spanyol.

Pesawat jenis ini memiliki kecepatan jelajah 170 knots atau 314 kilometer per jam. Cassa NC-212 sanggup membawa 19 hingga 26 penumpang, ditambah tiga bangku untuk kru udara. Pesawat yang berkapasitas bahan bakar 390 liter ini menggunakan mesin Rolls Royce RB 183 MK 555-15P/12 Turbofan Engine.

Tidak seperti jenis pesawat Boeing yang menjadi andalan maskapai penerbangan besar, Cassa NC-212 memiliki badan pesawat yang tidak terlalu besar. Ini membuatnya mampu lepas landas dan mendarat dalam jarak pendek. Panjang landasan yang dibutuhkan pesawat saat tinggal landas adalah 870 meter (2.853 kaki). Sementara, saat mendarat hanya 570 meter (1.869 kaki) saja. Ketinggian yang bisa dicapai hingga 6.907 meter (20.000 kaki).

Ada dua maskapai penerbangan Indonesia yang menggunakan pesawat yang berkonfigurasi "quick-change" ini. Mereka adalah PT Merpati Nusantara Air Service dan PT Pelita Air Service. Selain mengangkut penumpang untuk tujuan komersil maupun kepentingan militer, pesawat jenis Cassa juga kerap 'diperkerjakan' untuk membantu proses penciptaan hujan buatan.

PDAT


 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polri Bentuk Tim Menyelidiki Penyebab Jatuhnya Cassa 212
Permukaan Sungai Cisadane Mulai Meninggi
Kompetisi Sekolah Lingkungan Resmi Dibuka
Empat Departemen Tertibkan Bisnis Militer
Mabes Polri Belum Tahu Penyebab Jatuhnya Pesawat
Pesawat Jatuh di Papua, 14 Orang Tewas
Hasil Investigasi Tak Dapat Dijadikan Barang Bukti
Bandara Ahmad Yani Kembali Normal
DPR: Ada Ketidakberesan Dalam Industri Penerbangan
Angin Diduga Gelincirkan Pesawat Mandala
> selengkapnya...


Referensi

Pesawat Cassa 212 PK 2032
PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
Lion Air


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data