Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Narasi  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
   

Wiranto dan Cendana
Selasa, 16 Maret 2004 | 10:35 WIB

KELUARGA Soeharto memutuskan untuk mendukung penuh kandidat presiden dari Partai Golkar, Jenderal (Purn.) Wiranto. Elza Syarief, pengacara yang menjadi mediator Cendana, menyebutkan, langkah ini dilakukan dengan alasan "hubungan emosional". Seberapa dekat hubungan Soeharto dengan bekas ajudannya ini?

A. Suksesi
Pada 18 Mei 1998, Pimpinan DPR meminta Soeharto mundur. Wiranto langsung menggelar rapat yang diikuti seluruh pimpinan ABRI. Hasilnya:
"ABRI menyatakan bahwa pernyataan pimpinan DPR agar Presiden Soeharto mengundurkan diri merupakan sikap dan pendapat individual, meskipun pernyataan itu disampaikan secara kolektif. Sesuai dengan konstitusi, pendapat seperti itu tidak memiliki ketetapan hukum. Pendapat DPR harus diambil oleh seluruh anggota Dewan melalui sidang paripurna."

B. Surat Perintah
Pada 18 Mei 1998, Wiranto mendapatkan semacam "Super Semar", yakni Instruksi Presiden No. 16/1998 yang menunjukkan bahwa dia menjadi Panglima Komando Kewaspadaan dan Keselamatan Nasional. Surat ini memberinya wewenang untuk menentukan kebijaksanaan tingkat nasional dan menetralkan sumber kerusuhan, dengan dukungan semua menteri dan para pejabat tingkat pusat/daerah.

C. Perlindungan Keluarga
Setelah Soeharto mundur dari kursi presiden pada 21 Mei 1998, Wiranto langsung mengeluarkan lima pernyataan. Salah satunya:
"Menjunjung tinggi nilai luhur bangsa, Angkatan Bersenjata Republik Indonesia akan tetap menjaga kehormatan dan keselamatan para mantan presiden mandataris Majelis Permusyawaratan Rakyat, termasuk Bapak Soeharto beserta keluarga."

Sumber: PDAT, Tokoh Indonesia, Buku Bersaksi di Tengah Badai


 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wiranto Akui Akan Minta Restu Soeharto
Tutut Alihkan Dukungan ke Wiranto
Para Calon Presiden Rekrut Sejumlah Ekonom Kondang
Yudhoyono dan Wiranto Diprediksi Lolos ke Putaran Kedua
Wiranto Sinyalir Ada Pembunuhan Karakter
Duet Wiranto-Salahuddin Deklarasikan Pencalonan
Wiranto Siap Hadapi Tuntutan Jaksa Penuntut PBB
Akbar dan Wiranto Hadiri Rakor Golkar
PKB Sepakat Menangkan Duet Wiranto-Gus Solah
Golkar Bahas Cawapres Malam Ini
> selengkapnya...


Referensi

NU Versus NU
Wiranto dan Cendana

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data