|
Setujukah Anda, Jaksa Agung harus dicopot dari jabatannya karena sejumlah petinggi kejaksaan diduga terlibat suap dalam kasus yang melibatkan Artalyta Suryani?
| | Ya |  | | 72,05% | 513 | | Tidak |  | | 25,70% | 183 | | Tidak Tahu |  | | 2,25% | 16 | | Total | 100% | 712 |
Kamis pekan lalu, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Untung Udji Santoso kena godam kasus suap yang melibatkan ”broker” perkara Artalyta Suryani. Untung diberhentikan dengan tidak hormat.
Untung bukan ”korban” pertama. Sebelumnya, Jaksa Agung Hendarman Supandji sudah menonaktifkan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kemas Yahya Rahman. Kemas adalah atasan langsung Urip Tri Gunawan, yang menerima suap Rp 6 miliar dari Artalyta.
Tapi banyak yang tak puas. Mereka menuntut Jaksa Agung harus ikut lengser. Di antaranya Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera di Dewan Perwakilan Rakyat, Mahfudz Siddiq. ”Jaksa Agung harus dicopot,” katanya. Bersama Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan memang paling vokal mendesak Presiden mengganti Hendarman. Pada 18-25 Juni lalu Tempo Interaktif melakukan jejak pendapat tentang soal ini. Hasilnya, mayoritas responden sepakat: Jaksa Agung harus diganti.
Komentar
Hendarman pasti tahu apa yang diperbuat anak buahnya. Dia harus bertanggung jawab.
Budi Pranoto, Jakarta
Saya yakin Hendarman orang baik dan bersih. Sayang, dia tidak bisa membawa institusi dan anak buahnya keluar dari kebiasaan buruk di masa lalu.
Putut, Jakarta
Yang ingin Hendarman turun jangan-jangan para koruptor.
Inglesjz Kemalawarto, Jakarta
Indikator Pekan Depan
Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat pada Selasa pekan lalu menyetujui pelaksanaan hak angket untuk menyelidiki keputusan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. Keputusan Dewan ini diambil melalui voting terbuka. Dari 360 peserta voting, hanya 127 yang tidak setuju.
Apakah Anda mendukung pelaksanaan hak angket kenaikan harga bahan bakar minyak? Kami tunggu jawaban dan komentar Anda di www.tempointeraktif.com |
|