Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 07/XXXIV/11 - 17 April 2005
   
Luar Negeri

Lintas Internasional

Irak
Presiden Kurdi

PERTAMA kali dalam sejarah Irak, parlemen memilih pemimpin yang berasal dari suku Kurdi. Pekan lalu, Jalal Talabani, mantan pejuang Kurdi, terpilih menjadi Presiden Irak. Setelah terpilih, Talabani berjanji bekerja sama dengan berbagai etnis dan agama di Irak. "Kami akan berusaha membentuk negara demokratis," katanya. Selama puluhan tahun kepemimpinan Saddam Hussein, kaum Kurdi menjadi golongan minoritas yang tertindas.

Parlemen juga memilih dua wakil presiden, yakni Adel Abdul Mahdi (mantan Menteri Keuangan) dari Syiah, dan Ghazi al-Yawar (mantan presiden) dari Sunni. Kesepakatan ini dicapai melalui proses negosiasi antara kaum Syiah, Kurdi, dan Sunni selama berpekan-pekan. Setelah terpilih, presiden baru segera menyusun kabinet dan konstitusi secara permanen. Pos menteri energi dan minyak bumi disebut-sebut akan menjadi kendala dalam penyusunan itu, karena posisi itu diperebutkan oleh tiga kubu. Ibrahim Jaafari dari kubu Syiah ditunjuk menempati posisi perdana menteri.

Cina
Eksekusi Mati 10 per Hari

MENURUT penelitian Amnesti Internasional, Cina merupakan negara yang melakukan praktek hukuman mati terbanyak. Berdasarkan laporan yang dipublikasikan pada Selasa pekan lalu itu, sepanjang 2004 sedikitnya 3.400 orang dihukum mati. Artinya, rata-rata 10 orang per hari dihukum mati di negeri itu. Jumlah itu tidak termasuk proses eksekusi mati yang dilakukan sembunyi-sembunyi. Diperkirakan, selama tahun lalu Cina mengeksekusi 10 ribu orang.

Amnesti Internasional juga mengeluarkan data hukuman mati di 89 negara lainnya. Total hukuman mati, termasuk Cina, dalam periode yang sama berjumlah 11 ribu orang. Direktur Amnesti Internasional Inggris, Kate Allen, menyatakan jumlah itu tertinggi selama 25 tahun terakhir. "Ini harus diwaspadai, karena hukuman ini kejam dan tidak mengurangi jumlah kejahatan," kata Kate Allen.

Monako
Pangeran Rainer Wafat

SEKITAR 32 ribu penduduk Monako kini larut dalam duka. Rabu pekan lalu, raja mereka, Pangeran Rainer Louis Henri Maxence Bertrand Grimaldi, wafat karena komplikasi penyakit jantung, ginjal, dan paru-paru. Pangeran Rainer III mulai memimpin Monako pada 1949. Dia menjadi sorotan dunia setelah menikahi aktris Amerika peraih Oscar, Grace Kelly, pada 1956. Bersama Kelly, Rainer menyulap kerajaan kecil di tepian Laut Tengah dekat Prancis itu menjadi tujuan wisata yang mewah. Putri Kelly lebih dulu meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil pada 1982. Mereka dikaruniai tiga anak: Putri Caroline, Putri Stephanie, dan Pangeran Albert—yang segera akan naik takhta.

Brasil
Polisi Bantai Penduduk

POLISI Brasil adalah contoh buruk bagi korps penegak hukum. Dua pekan lalu, delapan polisi Rio de Janeiro membantai 30 penduduk sipil di Distrik Queimados dan Nova Iguacu. Pasukan pembunuh itu diseret ke pengadilan, Rabu pekan lalu. Pembunuhan yang terjadi di kawasan penduduk miskin itu melibatkan 12 polisi. Empat di antaranya bertindak sebagai eksekutor, sedangkan delapan lainnya membantu pembantaian.

"Kami menduga pembunuhan itu bermotif balas dendam," kata pejabat keamanan Rio de Janeiro, Marcelo Itagiba. Sebelumnya, sebuah kamera film merekam saat kolega delapan polisi itu membuang dua mayat. Pembunuhan itu diduga kuat berkaitan dengan rekaman tersebut. Serangan dimulai di Nova Iguacu, ketika pelaku memberondongkan senjatanya ke arah kerumunan di satu kedai minum. Lima belas orang tewas seketika di sekitar kedai itu, dan tiga lainnya tewas di rumah sakit.

Kemudian polisi pembunuh itu kabur ke Queimados, dan membunuh 12 orang di dua tempat yang berbeda. Di antara korban adalah perempuan dan anak-anak. "Saya bersumpah akan menghukum mereka yang bertanggung jawab terhadap serangan itu," ujar Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva. Pada 1993 polisi juga membantai 21 penduduk sipil dan membunuh delapan anak-anak yang sedang tidur di luar gereja di Rio.

Philipus P., Raihul F., Eduardus K. (BBC, AFP, Reuters)


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
28/XXXVII/01 - 7 September 2008

 

Berita lainnya

Tips Mudik Dari Polisi - 05 Sep 2008 | 16:09 WIB
Komisaris Telkom Diganti - 05 Sep 2008 | 16:01 WIB
Polisi Panggil Saksi Kunci Kematian Sophan Sophiaan - 05 Sep 2008 | 15:55 WIB
Pertamina Akan Impor Tabung Gas Elpiji - 05 Sep 2008 | 15:54 WIB
PGRI Awasi Penggunaan Anggaran Pendidikan - 05 Sep 2008 | 15:53 WIB
Yudhoyono Terima Gubernur Bali dan Kalimantan Barat - 05 Sep 2008 | 15:48 WIB
Swasta Dominasi Proyek Listrik Tahap Dua - 05 Sep 2008 | 15:46 WIB
Polisi Sita 3,5 Kilogram Ganja - 05 Sep 2008 | 15:45 WIB
Malaysia Bakal Deportasi Pengungsi Tsunam - 05 Sep 2008 | 15:42 WIB
BP Solar Jual Pembangkit Tenaga Surya - 05 Sep 2008 | 15:41 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data