Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 07/XXXIV/11 - 17 April 2005
   
Arsip

TEMPO, 23 Mei 1987

Menteri Perdagangan Rachmat Saleh membuat kejutan pada bulan puasa ketika itu. Ia mengganti secara mendadak dua direktur jenderalnya. Hal yang pertama kali dilakukannya sejak menjabat menteri pada 1983. Dua pejabat eselon I yang dilantik itu adalah Bakir Hasan, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, dan Kumhal Djamil sebagai Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri.

Pergantian mendadak itu menimbulkan pertanyaan. Kalangan pengusaha menilai tindakan sang menteri sebuah taruhan besar, karena pergantian itu dilakukan pada saat ekspor nonmigas cenderung merosot dan kurs mata uang yen Jepang serta mark Jerman bergejolak.

Rachmat tidak mengaitkan pergantian kedua "tangan kanan"-nya itu dengan berita tentang adanya ketidakberesan di lingkungan departemennya. "Tidak ada apa-apa. Kita kan selalu mau ada perbaikan dan penyempurnaan untuk meningkatkan pendapatan dari ekspor nonmigas," ujarnya.

Dua orang yang dilantik itu memang bukan berasal dari kalangan dalam Departemen Perdagangan. Mereka dikenal sebagai "orang Sekneg". Tapi Rachmat beralasan. "Lho, menterinya saja juga datang dari luar, bukan berasal dari Departemen Perdagangan," ujarnya. Ihwal pejabat dari luar, kata dia, bukan hal istimewa. Sebab, pemerintah selalu berpedoman mencari orang yang tepat untuk mencapai target yang ditetapkan.

Soal pedoman mencari orang yang "tepat" kini juga sedang jadi isu gencar pada masa sekarang ini. Kini para pejabat yang akan duduk di jajaran eselon I di departemen dan kantor kementerian akan melalui tahap penilaian.

Namun, sudah hampir setengah tahun memerintah, tim penilai masih terus menggodoknya.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
28/XXXVII/01 - 7 September 2008

 

Berita lainnya

Makanan Pasar di Balikpapan Memakai Pewarna Tekstil - 07 Sep 2008 | 09:25 WIB
Danamon Cairkan Rp 3,2 Triliun Kredit Masyarakat Kalimantan - 07 Sep 2008 | 09:14 WIB
Portugal Optimistis Kalahkan Denmark - 07 Sep 2008 | 09:11 WIB
Pemerintah AS Ambil Alih Manajemen Fannie Mae dan Freddie Mac - 07 Sep 2008 | 08:52 WIB
Capello Belum Puas dengan Cole - 07 Sep 2008 | 08:42 WIB
Daya Beli Petani Nusa Tenggara Barat Anjlok - 07 Sep 2008 | 08:30 WIB
Paraguay Kokoh di Puncak, Argentina Puas - 07 Sep 2008 | 08:07 WIB
Gempa 5,3 SR Landa Laut Maluku   - 07 Sep 2008 | 08:05 WIB
Dua Aksi Massa Berpotensi Macetkan Jalan - 07 Sep 2008 | 07:50 WIB
Spanyol Banyak Buang Peluang - 07 Sep 2008 | 07:37 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data