Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 06/XXXIV/04 - 10 April 2005
   
Arsip

TEMPO, 15 Maret 1975

TEMPO, 15 Maret 1975

Malapetaka Tahun 2000. Tempo pernah menulis laporan panjang tentang bencana alam yang banyak terjadi ketika itu. Dimulai dari amukan taufan di Darwin dan Natal, Sumatra Utara. Air bah melanda tiga kecamatan di Kabupaten Belu, Timor, yang mengakibatkan 10 orang meninggal. Kemudian, di kawasan Maluku. Tanah di bawah Laut Banda bergoyang, sementara Gunung Api Banda melonjak suhunya sampai 500 derajat Celsius.

Akibatnya, sekitar 90 rumah penduduk rusak. Sejak awal Desember 1974 hingga 3 Februari 1975, menurut tim penyelidik Pemerintah Daerah Maluku, tercatat 144 kali gempa bumi, 140 kali gempa vulkanis (akibat gunung api), 4 kali gempa tektonik (akibat sentakan kerak bumi).

Belum sempat nasib pengungsi tertangani, bencana alam pun terjadi di Yogyakarta. Akibat hujan terus-menerus, lahar dalam kawah anak Merapi berubah menjadi bubur encer dan luber turun gunung melalui Kali Krasak, Kali Senowo, dan Kali Putih.

Bencana itu kini datang kembali. Gempa diikuti gelombang tsunami melanda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan sebagian Sumatera Utara pada 26 Desember tahun lalu. Senin pekan lalu, gempa kembali terjadi, berkekuatan 8,7 pada skala Richter, yang mengguncang kawasan barat Sumatera, tepatnya di Pulau Nias, Sumatera Utara, Pulau Simeulue, dan sebagian kawasan NAD. Gempa itu menelan ratusan korban jiwa dan ribuan orang kehilangan tempat tinggal.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data