Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 06/XXXIV/04 - 10 April 2005
   
Laporan Utama
Dalam Dukamu, Tano Niha
Sekali lagi bencana itu datang. Di keremangan malam, Nias jadi puing. Gempa 8,7 skala Richter menggada. Jalan kaku. Lurus. Putus. Orang-orang menjerit. Itu tubuh mengucur darah, mengucur darah....

• Jangan Kami Ditinggalkan...
• Menimbang Kebutuhan Relawan Asing
• Pulau-Pulau Seribu Gempa
• Suatu Malam Jauh di Selatan

Ekonomi & Bisnis
Masih Mengandalkan Kebun Binatang
Peningkatan target penerimaan pajak tak akan diikuti kenaikan tarif. Struktur penerimaan belum adil, peluang kebocoran di sana-sini.
 
Hukum
Kesaksian Lain untuk Jack
Adiguna Sutowo bisa lolos dari jerat hukum karena BAP banyak yang bolong. Apalagi para saksi mengubah kesaksiannya.
 
  Nasional
Opera Sabun Kongres Partai Banteng
Megawati terpilih kembali memimpin PDI Perjuangan. Dia belum bicara pencalonan presiden. Keretakan kembali membayang.
 
Opini
Bencana Belum Berlalu
 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
28/XXXVII/01 - 7 September 2008

 

Berita lainnya

Soekarwo Dekati PGRI - 07 Sep 2008 | 18:42 WIB
Tarif PDAM Bojonegoro Naik 50 Persen - 07 Sep 2008 | 18:38 WIB
PT Sarana Tanggapi Surat Petani Super Toy HL-2 - 07 Sep 2008 | 18:34 WIB
Hanya Enam Parpol di Malang yang Penuhi Kuota Perempuan - 07 Sep 2008 | 18:33 WIB
Tiket Kereta Bojonegoro-Jakarta Ludes Terjual - 07 Sep 2008 | 18:25 WIB
Begini Rasanya Menjadi Pegawai Pertama Google - 07 Sep 2008 | 18:18 WIB
Pusat Perbelanjaan di Semarang Mulai Ramai - 07 Sep 2008 | 18:10 WIB
Soekarwo Dekati Persatuan Guru Republik Indonesia - 07 Sep 2008 | 18:02 WIB
Presiden Buka Puasa di Kediaman Ketua DPD - 07 Sep 2008 | 17:51 WIB
Indonesia Diminta Garap Energi Iran - 07 Sep 2008 | 17:29 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data