|
Mobil Lipat
Meja lipat, kursi lipat, atau sepeda lipat, itu sudah jamak. Tapi mobil lipat? Perusahaan asal Swiss, Rinspeed, mengembangkan Rinspeed Presto, mobil dua tempat duduk yang bisa tumbuh menjadi empat tempat duduk hanya dengan menekan satu tombol.
Cara kerjanya seperti membuka dan menutup laci meja. Sebuah motor elektrik menggerakkan sasis mobil sehingga memanjangkan kendaraan dari ukuran semula 3 meter menjadi 3,7 meter. Badan bagian luar, yang melapisi bagian dalam saat berbentuk pendek, akan bergerak ke belakang. Saat kembali dipendekkan, bagian yang memanjang tadi akan kembali masuk.
Meski terkesan main-main, mobil setinggi 1,8 meter dan berat 1.200 kilogram ini memiliki semua kualifikasi mobil modern. Badan mobil terbuat dari bahan pre-preg-composite super-ringan. Mesin menggunakan modifikasi mesin Mercedes-Benz 170 empat silinder yang memakai bahan bakar campuran gas dan diesel dengan perbandingan 40:60. Bahan bakar ini diharapkan bisa menurunkan emisi gas buangan hingga 40 persen.
Mesin berkekuatan 120 tenaga kuda ini sanggup melaju maksimal 180 kilometer per jam. Selain itu desain lampu depan berbentuk Mercedes-Benz C-Class dan interior dalam meniru A-Class. Namun belum disebutkan berapa harga mobil ini saat dilepas ke pasaran tahun depan.
Bola Antimaling
Bentuknya memang bulat seperti bola biasa. Tapi jangan salah, bola hitam ini adalah robot penjaga dengan kemampuan mendeteksi pencuri. Robot hasil desain peneliti Pusat Teknologi Ruang Angkasa Angstrom, Universitas Uppsala, Swedia, ini semula disiapkan untuk meneliti permukaan planet Mars.
Seperangkat peralatan keamanan super canggih seperti radar dan sensor inframerah memungkinkan robot ini mendeteksi penyusup. Saat penyusup terdeteksi, robot setinggi 60 sentimeter ini langsung beraksi dengan menelepon polisi, membunyikan alarm, dan memotret lewat kamera yang dipasang di bagian sisinya. Sebuah motor digunakan untuk berguling, yang membuat robot ini bisa menggelinding dengan kecepatan 32 kilometer per jam melewati lumpur, salju, bahkan di air.
Robot ini juga bisa berpatroli di sekeliling pagar rumah berkat fitur GPS sensor. "Sangat ringan, makanya bisa berjalan cukup cepat dibanding robot dengan roda," kata Nils Hulth, Presiden Rotundus, perusahaan yang memasarkan robot ini. Rencananya, versi ke depan akan dilengkapi sistem yang bisa menangkap si maling.
Sepatu Pintar
Ini soal sepatu dan rasa nyaman. Adidas memperkenalkan Adidas_1, sepatu dengan teknologi adaptasi terhadap tempat kaki berpijak. "Adidas_1 menunjukkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin," kata Uli Becker, Kepala Humas Internasional Adidas.
Kuncinya terdapat pada sensor yang terdapat di telapak sepatu. Sensor ini menyalurkan data pada mikroprosesor apakah bantalan terlalu lunak atau terlalu keras. Hasilnya akan diproses dan bantalan akan beradaptasi sendiri menggunakan alat yang disebut motor-driven system.
Teknologi sepatu ini barangkali yang tercanggih yang pernah dibuat untuk alas kaki.
|