Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 04/XXXIV/21 - 27 Maret 2005
   
Arsip

Tempo, 15 Juli 1989

TIBA-TIBA saja terasa ada degup baru di Senayan. Dewan Perwakilan Rakyat lebih "hidup". Dua fraksi DPR, belum dua tahun bertugas, mengkritik kinerja pemerintah. Hal yang tak pernah terjadi di era sebelumnya (Orde Baru).

Fraksi ABRI, menyebut adanya gejala kemacetan dalam komunikasi politik akibat tidak adanya keterbukaan politik.

Mendasarkan pengamatan F-ABRI pada berita-berita di koran, fraksi ini lalu meminta sensor terhadap pers dilonggarkan.

Fraksi Karya Pembangunan menyoroti lotere Sumbangan Dana Sosial Berhadiah. Selain itu, mereka juga mempersoalkan kenaikan tarif listrik tanpa berembuk dengan DPR terlebih dahulu.

Kritik terhadap kebijakan pemerintah itu layak dicatat dalam sejarah DPR masa Orde Baru. Maklum, di masa itu masih bernuansa represif.

Kini, DPR jelas bukan lagi DPR Orde Baru. Pekan lalu, misalnya, lima fraksi DPR mempertanyakan kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. Persoalan tersebut kemudian dibawa ke rapat paripurna. Namun, kericuhan tak bisa dielakkan. Dari sekadar interupsi, teriak-teriak, hingga merangsek ke depan mimbar dan menuding-nuding ke arah sang Ketua DPR, Agung Laksono.

Inikah wajah demokrasi itu, atau lebih merupakan soal tak tahu etika persidangan?


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data