Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 03/XXXIV/14 - 20 Maret 2005
   
Inovasi

Inovasi

Jubah Tembus Pandang

Jubah tembus pandang, yang membuat orang tiba-tiba tampak menghilang seperti dalam film Harry Potter atau film fiksi lainnya, agaknya menjadi inspirasi Susumu Tachi. Peneliti dari Universitas Tokyo, Jepang, ini berhasil menemukan jubah yang membuat si pemakai seolah-olah tembus pandang dan obyek di belakangnya terlihat.

Teknologi tembus pandang yang dikembangkan Tachi sebenarnya sangat sederhana. Sistem ini menggunakan kamera untuk merekam semua gambar yang berada di balik jubah. Gambar ini kemudian diproyeksikan ke bagian depan, sehingga jubah seakan tembus pandang. Agar gambar itu halus dan cocok dengan latar belakangnya, sebuah komputer dipakai untuk mengolahnya.

Salah satu kunci untuk menghasilkan jubah atau dinding tembus pandang Tachi adalah sejenis bahan baru yang disebut retro-reflectum. Materi ini memungkinkan seseorang melihat gambar tiga dimensi, sehingga gambar yang diproyeksikan benar-benar hidup, tidak seperti di layar televisi. "Dalam jangka pendek, saya ingin membuat kamar yang tidak berjendela, namun orang di dalam kamar itu tetap bisa memandang ke luar karena temboknya tembus pandang," kata Tachi.

Perangkat Ponsel Pengenal Wajah

Selama ini, cara umum yang dipakai untuk mengamankan telepon seluler (ponsel), agar data yang ada di dalamnya tak digunakan oleh orang lain, adalah dengan nomor indentifikasi pribadi. Tapi kini bisa dengan foto Anda sendiri.

OMRON Corporation, perusahaan asal Kyoto, Jepang, mengembangkan perangkat lunak yang disebut OKAO Vision Face Recognition Sensor. Perangkat ini bekerja dengan cara mencocokkan foto pemiliknya pada PDA, ponsel, atau perangkat berkamera lainnya.

Setiap kali pemilik akan menggunakannya, ia harus mengarahkan kamera pada wajahnya, dan program akan mencocokkan beberapa parameter seperti jarak antara mata, hidung, dan mulut dengan foto yang tersimpan di memori. Bila tidak sesuai, ponsel akan terus mengunci.

Perangkat lunak OKAO ini butuh memori 370 kilobyte, dan waktu untuk mencocokkan wajah hanya butuh satu detik. Dalam uji coba, sistem ini bisa mengenali wajah pengguna 99 kali dari 100 kali tes. Saat ini OKAO baru bisa bekerja pada ponsel yang menggunakan sistem operasi Symbian, BREW, Linux dan ITRON.

Apartemen Ubur-Ubur

Kehidupan, kata pakar, berawal dari air. Inilah yang membuat arsitek Italia, Giancarlo Zema, mendesain tempat tinggal yang merupakan gabungan kapal pesiar dan kapal selam. "Ini adalah tempat tinggal unik yang dekat dengan alam namun ramah lingkungan," kata Zema mengenai apartemen empat tingkat yang diberi nama Tribolis 65 itu.

Bangunan yang bagian atasnya terbuat dari fiberglass dan bagian bawah dari polycarbonate ini berbentuk seperti ubur-ubur dengan panjang 20 meter, lebar 13 meter, dan tinggi 15 meter.

Lantai teratas berada 3,5 meter di atas permukaan laut dan lantai kedua 1,8 meter di atas permukaan laut, yang menjadi pusat kegiatan. Di lantai ini tersedia ruang keluarga, dapur, dan akses keluar. Di lantai tiga tersedia 3 kamar tidur dan kamar mandi. Sedangkan lantai terbawah berada 3 meter di bawah air, yang menjadi ruang observasi bawah laut yang terbuka 360 derajat.

Akomodasi disediakan untuk enam orang, dilengkapi panel sinar matahari, penyaring udara, penyaring air, dan alat telekomunikasi. Sebagai penggerak, dua mesin bertenaga listrik berkekuatan 300 tenaga kuda mampu berlayar dengan kecepatan 7 knot. Perusahaan spesialis kendaraan laut asal Kanada, Underwater Vehicle Inc., merogoh kocek US$ 4 juta atau sekitar Rp 37,4 miliar untuk proyek yang diharapkan siap empat tahun mendatang ini. Anda tertarik untuk memesannya?


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
22/XXXVII/21 - 27 Juli 2008

 

Berita lainnya

Pemakaman di Hari Kelahiran - 25 Jul 2008 | 18:59 WIB
Duta Besar Inggris Lakukan Penghijauan di SMA Khadijah - 25 Jul 2008 | 18:43 WIB
Dua Desa di Parigi Terendam Banjir - 25 Jul 2008 | 18:41 WIB
Meski Kemarau, Kalimantan Tengah Diguyur Hujan - 25 Jul 2008 | 18:33 WIB
BPK Puas pada Laporan Keuangan Badan Intelijen - 25 Jul 2008 | 18:31 WIB
Tangker Pertamina Terbakar - 25 Jul 2008 | 17:59 WIB
Konversi Minyak Tanah Kalimantan Mundur - 25 Jul 2008 | 17:44 WIB
Kesenjangan Pajak Masih Besar - 25 Jul 2008 | 17:10 WIB
DAU Dipotong Bila PDAM Tak Perform - 25 Jul 2008 | 17:08 WIB
Bakrie & Brothers Dapat Pinjaman US$300 Juta - 25 Jul 2008 | 17:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data