Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 01/XXXIV/28 Februari - 06 Maret 2005
   
Arsip

Mengapa Harga Pada Naik, Pak?

Kenaikan harga bahan bakar minyak sejak dulu seperti melecut pacuan harga berbagai kebutuhan pokok. Soalnya sepele saja, semua barang kebutuhan masyarakat memerlukan angkutan, atau mesin produksi yang langsung atau tidak butuh minum bensin dan solar. Apalagi para pedagang tak mau rugi, banderol harga buru-buru dikerek dulu ketimbang buntung di belakang.

Itu juga terjadi ketika pemerintah mengumumkan bakal mematok kenaikan harga BBM per 1 April 1973. Harga kebutuhan rumah tangga dan tarif angkutan umum sudah lebih dulu berlari.

Daun bayam pun melonjak dari Rp 5 rupiah menjadi Rp 7,5 setiap kebat. Kentang dari Rp 60 menjadi Rp 80. Kangkung naik 150 persen. Para ibu rumah tangga pun menggerutu.

Padahal, menurut Menteri Pertambangan Profesor Sadli, kenaikan tak bakal lebih dari 5 persen. "Itu pengaruh maksimal kenaikan bahan bakar terhadap harga barang," katanya kepada Tempo edisi 5 Mei 1973.

Sadli rupanya masih berpegang data Biro Pusat Statistik tahun 1958, yang beralaskan harga 62 kebutuhan pokok, pengaruh kenaikan bahan bakar terhadap ongkos pengangkutan dan barang-barang hanya 1,5 persen. Padahal, data 1969, yang berdasar harga 100 kebutuhan pokok, pengaruhnya sudah mencapai 6 persen.

Kini, pemerintah kembali berencana menaikkan harga bahan bakar minyak mulai 1 Maret 2005. Kenaikan bahkan mencapai 29 persen. Akankah kembali bakal melambungkan harga berbagai kebutuhan pokok dan ongkos angkutan? Kita tunggu tanggal mainnya.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
19/XXXVII/30 Juni - 06 Juli 2008

 

Berita lainnya

Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani - 04 Jul 2008 | 21:09 WIB
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13 - 04 Jul 2008 | 20:52 WIB
Polisi Ringkus Pembuat Uang Palsu - 04 Jul 2008 | 20:36 WIB
Klinik HIV/AIDS untuk Napi Banceuy - 04 Jul 2008 | 20:34 WIB
PDIP Kecewa Kepala Daerah Dilarang Kampanye. - 04 Jul 2008 | 20:23 WIB
Ekspor Indonesia ke Jepang Bakal Naik - 04 Jul 2008 | 19:37 WIB
Investor Jepang Ancam Keluar Indonesia - 04 Jul 2008 | 19:34 WIB
Pemerintah Ubah Jam Kerja Industri - 04 Jul 2008 | 19:32 WIB
Kepala Sekolah Hilang Diduga Tertimbun Longsor - 04 Jul 2008 | 19:12 WIB
Calon Siswa SMA 2 Palu Dites Mengaji - 04 Jul 2008 | 19:04 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data