Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 49/XXXIII/31 Januari - 06 Februari 2005
   
Arsip

Tempo, Edisi 23-29 Juli 2001

Kepemimpinan Abdurrahman Wahid berakhir sebelum waktunya. Majelis Permusyawaratan Rakyat telah mencabut mandat Presiden. Megawati tampil menjadi penggantinya. Penggantian presiden di tengah jalan ini kembali menghiasi halaman sejarah Republik Indonesia. Setelah Soekarno, lalu Soeharto pada 1998, kini Gus Dur menyusul.

Kejatuhan Gus Dur bermula dari isu penyelewengan dana Bulog bantuan Sultan Brunei Darussalam. Dari sini lahir Memorandum I DPR pada Februari 2000. Tiga bulan kemudian lahir Memorandum II. Situasi politik makin panas. Puncaknya adalah ketika MPR berniat menggelar Sidang Istimewa meminta pertanggungjawaban Gus Dur. Gus Dur membalas manuver ini dengan mengeluarkan dekrit pembubaran parlemen. Sebuah dekrit yang gagal, karena MPR kemudian memutuskan pencabutan mandat Gus Dur sebagai presiden dan menyerahkannya kepada Wakil Presiden Megawati.

Begitu Megawati menggantikan Gus Dur, orang berharap situasi akan berubah: penegakan hukum akan berjalan, koruptor akan diberantas. Lagi-lagi, harapan tinggal harapan. Kasus-kasus korupsi masih tetap bermunculan, para koruptor pun tetap bebas berkeliaran.

Kini, Yudhoyono sudah menapak tiga bulan pemerintahannya. Banyak orang berharap, tapi banyak pula yang pesimis. Sebuah sikap yang lahir karena ternyata, meski Yudhoyono berjanji akan membawa perubahan, tak banyak perubahan berarti. Tak banyak koruptor kelas kakap yang ditangkap. Bahkan berbagai persoalan membelit penegak hukum, di antaranya skandal suap di tubuh polisi dalam mengusut kasus korupsi.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data