Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 46/XXXIII/10 - 16 Januari 2005
   
Daftar berita Layar
Requiem untuk Aceh
Kematian berserak. Kita tahu, tangisan kerabat, tangisan orang-orang yang kehilangan sosok-sosok yang paling dicintai, tentu saja sebuah requiem?lagu kematian?yang paling universal. Majalah ini menyajikan sejumlah puisi, buah refleksi spontan dari para penyair Aceh dewasa ini, dan mencoba menangkap bagaimana Aceh?yang modern dan tradisional?merespons kematian, kesedihan, yang aromanya masih begitu pekat di kota-kota pesisir. Bagaimana sastra dan musik bersaksi atas rangkaian perpisahan tak terduga ini. Requiem untuk Aceh: kehidupan yang sekonyong-konyong menjadi puing-puing. 
Sebilah Duka dalam Kata-kata
 
Ekspresi Puitis Aceh Menghadapi Musibah
 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data