Ngutang buat Pulang Kampung |
Gara-gara dompet hilang diembat orang sehabis berlatih di Tennis Indoor Senayan menjelang turnamen Indonesia Terbuka, pebulutangkis Prancis asal Cina, Pi Hongyan, nyaris tidak bisa pulang kampung. ”Beruntung pelatih mau meminjamkan uang, sejak awal saya memang berencana mau langsung ke Cina (via Hongkong) untuk berlibur akhir tahun,” katanya ketika ditemui di lobi Hotel Hilton. Selain dompet berisi beberapa ratus euro, kartu kredit, kartu kesehatan, dan kartu identitas, gadis berusia 25 tahun itu juga kehilangan ponsel. ”Ini jauh lebih berarti karena saya kehilangan semua kontak pelatih, teman, keluarga saya.”
Pengalaman pertamanya bertanding di Jakarta memang tidak terlalu menyenangkan. Selain urusan copet, Hongyan tersingkir di babak kedua, padahal ia unggulan pertama. ”Tapi saya tidak kapok. Masyarakat Indonesia sangat ramah,” katanya. Memang, pencopetnya jua ”ramah”.
|