Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 42/XXXIII/13 - 19 Desember 2004
   
Arsip

TEMPO, 29 Oktober 1988

Musyawarah Nasional Golkar ke-4, tahun 1988, di Balai Sidang Senayan belum dimulai. Tapi para undangan sudah memberikan ucapan selamat kepada Rachmat Witoelar, Freddy Latumahina, dan Haji Tarmoedji. Meski Ketua Dewan Pembina Golkar Soeharto belum memberikan keputusan, bisa dipastikan nama Rachmat dkk. tercantum di antara 17 pengurus DPP Golkar untuk periode 1988-1993.

Masuknya nama mereka adalah hasil kesepakatan ”tiga jalur”. Inilah julukan bagi tiga pilar utama Golkar, yaitu jalur A (ABRI) diwakili Kepala Staf Kekaryaan Hankam, jalur B alias jalur Beringin oleh pimpinan Korps Karyawan Departemen Dalam Negeri, dan jalur G (Golkar) oleh orang yang diutus DPP Sekretaris Bersama Golkar.

Tapi di atas tiga jalur tadi, ada kekuasaan yang lebih kuat: jajaran Dewan Pembina yang dipimpin langsung Presiden Soeharto. Tanpa restu Soeharto, siapa pun mustahil terpilih sebagai pengurus harian, apalagi sebagai Ketua Umum Golkar.

Itulah Golkar di masa lalu. Kini, ”tiga jalur” itu tidak ada lagi. Juga tak ada lagi Dewan Pembinayang sangat menentukan.

Dalam Musyawarah Nasional Partai Golkar yang berlangsung pekan ini, para kandidat akan bertarung bebas, sama-sama mengadu lobi dan tentu saja kemampuan memberikan ”gizi” bagi para peserta.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data