Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 38/XXXIII/15 - 21 November 2004
   
Daftar berita Laporan Khusus
Dihantui Minyak dan Badai
Setelah dua puluh tahun nyaris tertidur, harga minyak meloncat-loncat dan melesat seperti kuda rodeo lepas kendali. Sempat berkibar di atas US$ 50 per barel, November ini harganya sedikit reda, namun tetap jauh di atas harga ketika situasi Timur Tengah paling mendidih, yakni ketika gempuran Amerika ke Irak awal tahun ini.

Kekhawatiran pun muncul: seberapa jauh kenaikan harga minyak akan memicu resesi dunia? Negara kaya yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memperkirakan, setiap kenaikan harga minyak US$ 8 per barel akan menggerogoti pertumbuhan ekonomi mereka hingga 0,4 persen. Dengan kenaikan lebih tinggi dari itu, pertumbuhan ekonomi banyak negeri ada dalam posisi jalan di tempat.

Sialnya, harga minyak bukan satu-satunya ancaman ekonomi tahun depan. Badai panas El Nino tak bisa diabaikan perannya, dan juga situasi tak menentu di Irak. Bagaimana ini semua akan berpengaruh pada ekonomi Indonesia?"ikan kecil" dalam kolam besar nan keruh?  

Gemuruh Adem-Ayem
Kredit konsumsi masih akan mendominasi kredit perbankan. Sektor riil tetap dianggap rawan. 
Berpacu Dipicu Janji
Pemerintah ingin anggaran jadi stimulus pertumbuhan. Tapi sumber dananya terbatas.  
Berharap Pemerintah Berani Trengginas
 
Berlomba di Pertumbuhan
Rekor penjualan mobil tahun ini tidak berlanjut. Sepeda motor justru melejit hingga 5 juta unit.  
Menangkal Televisi Bawang Putih
Pasar barang elektronik terus tumbuh. Penyelundupan masih ancaman utama. 
Badai Berlalu Mengejar Target
Pasar telepon seluler masih didominasi tiga operator. Peningkatan jumlah BTS tak diimbangi pasokan telepon genggam. 
Mulai Berkokok di Tahun Ayam
Sektor pusat belanja dan apartemen strata title tumbuh pesat sepanjang 2004. Tahun depan giliran perkantoran dan apartemen sewa. 
Mini tanpa Asuransi
Tahun depan, industri farmasi diperkirakan tumbuh sekitar dua digit. Pengusaha farmasi menyambut rencana pemerintah memberlakukan sistem jaminan sosial negara. 
Menggenjot Produksi, Bukan Konsumsi
Setelah jeblok tahun ini, tahun depan industri makanan dan minuman olahan akan tumbuh di atas 15 persen. Tergantung harga BBM. 
Demam Sawit, Langka Kecambah
Produksi minyak sawit Indonesia terus bertambah. Masih banyak kekurangan dibandingkan dengan Malaysia. 
Potret Buram Berserakan
Sumbangan sektor pertambangan terus menurun dalam lima tahun terakhir. Menunggu sikap jelas pemerintah. 
Mulai Bangkit, Menebar Hara
Pariwisata bisa kembali menjadi andalan. Keamanan masih jadi hambatan. 
Tahun 2005: Optimisme dengan Kehati-hatian
 
Ramai Terbang Tak Pasti Untung
Bila harga minyak tidak turun, tarif penerbangan harus dinaikkan. Air Asia datang sebagai pesaing baru. 
Lampu Kuning Menjanjikan
Industri semen ditantang mampu memenuhi konsumsi domestik. Mereka diminta menghentikan ekspor. 
IHSG Empat Digit
 
Bola Pingpong Bernama Investor
Investor mengeluh banyaknya kendala berinvestasi. Banyak aturan lama yang harus dibongkar.  
Desentralisasi, Thinking Outside the Box
 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data