Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 37/XXXIII/08 - 14 November 2004
   
Arsip

TEMPO, 7 November 1992

Hari-Hari Clinton

Perubahan warna politik Amerika Serikat (AS) selalu menarik perhatian. Bahkan sekadar melihat adanya kemungkinan perubahan melalui polling.

Pada masa pemilihan umum presiden AS 1992, misalnya, dalam polling ketika itu, Bill Clinton calon presiden Partai Demokrat berada di peringkat atas. Tapi perubahan begitu cepat dari waktu ke waktu, angka untuk George Bush dari Partai Republik meningkat meski hanya satu persen. Dan Clinton pun kembali berada di peringkat atas. Memang, Clinton akhirnya yang lebih banyak mengumpulkan suara. Berbagai perubahan dalam pemilihan presiden di Negeri Abang Sam itulah yang menjadi laporan Tempo ketika itu.

Pada pekan ini, tepatnya Rabu atau Selasa lalu, diperkirakan 120 juta rakyat Amerika Serikat mendatangi tempat-tempat pemungutan suara untuk memilih presidennya: George W. Bush (Partai Republik) atau John Kerry (Partai Demokrat).

Sebelum proses pencoblosan, hasil jajak pendapat yang dibuat media maupun lembaga survei, terhadap dua kandidat ini menunjukkan gambaran yang beragam. Perubahan hasil jajak pendapat yang cepat berganti, memperlihatkan ketatnya persaingan kedua kandidat.

Dengan persaingan yang ketat itu, memunculkan kekhawatiran terjadi kembali peristiwa empat tahun lalu di Florida. Ketika itu terjadi keruwetan hukum sengketa pemilihan antara George W. Bush dan Al Gore. Apakah hal yang sama akan terulang?


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data