Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 35/XXXIII/25 - 31 Oktober 2004
   
Pokok dan Tokoh

Cerita Soal Rumah

Presiden yang berakhir masa tugasnya selalu mendapatkan hadiah rumah dari negara. Tapi, Kiai Haji Abdurrahman Wahid alias Gus Dur belum juga rampung urusannya dengan jatah rumah itu.

Mungkin untuk menyindir situasi ini, berkisahlah ia tentang rumah pada saat peluncuran buku milik artis sekaligus aktivis Rieke Dyah Pitaloka di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa lalu. Begini kisah Gus Dur: "Presiden pertama meninggal di tahanan rumah, presiden kedua tinggal di rumahnya sendiri di Cendana, presiden ketiga pindah rumah ke Jerman, presiden keempat tidak pernah di rumah, dan presiden kelima, Megawati Soekarnoputri, baru dapat rumah. Lalu, bagaimana dengan presiden baru Susilo Bambang Yudhoyono? Ini yang sekarang menjadi pertanyaan, apakah akan diberi rumah?"

Gus Dur adalah presiden keempat. Selain tak pernah di rumah, ia pun belum kebagian rumah. Walhasil, ruang Teater Kecil jadi penuh gelak tawa.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data