Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 33/XXXIII/11 - 17 Oktober 2004
   
Daftar berita Nasional
Jangan Tunggu Telepon dari Cikeas
SBY mulai menyusun kabinet. Kebiasaan telepon ditinggalkan. 
?Bukan Saya Tak Mengerti Hak Prerogatif?
 
Bunyi 'B' di Sebuah Sore
Setelah gagal di DPR, Koalisi Kerakyatan kini menguasai kursi Ketua MPR. Suara Dewan Perwakilan Daerah dan sabda Gus Dur jadi penentu. 
Tersandera Rumah Impian
Dua tenaga kerja Indonesia yang menjadi sandera di Irak akhirnya dilepas tanpa syarat. Kisruh jatidiri akibat memegang identitas palsu. 
Bisnis Merapikan Angkot
Kecilnya anggaran dijadikan alasan "legalisasi" bisnis tentara. Teramat sedikit yang merembes sampai periuk prajurit. 
Tembok buat Sang Timur
Warga memprotes karena sekolah difungsikan sebagai gereja. Sementara itu, umat Katolik menunggu izin datang untuk beribadah. 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data