|
Harga Minyak Melejit Naik
Harga minyak mentah di pasar internasional kembali meroket. Kamis pekan lalu, harga minyak di bursa komoditas New York Mercantile Exchange (Nymex) mencapai US$ 53 per barel, tertinggi sejak bursa tersebut dibuka pada 1983. Pada hari yang sama, harga Brent (Laut Utara) di International Petroleum Exchange juga mencapai rekor tertinggi sejak 1988, yakni di posisi US$ 49,07 per barel. Perang sipil di Nigeria dan badai Ivan di Teluk Meksiko merupakan penyebab pasar panik di tengah naiknya konsumsi karena musim dingin telah tiba di belahan utara bumi.
Melonjaknya harga minyak ini tak pelak bakal menyulitkan posisi pemerintahan baru di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Lonjakan harga ini akan membuat presiden baru tak punya banyak pilihan kecuali menaikkan harga bahan bakar minyak di dalam negeri. Subsidi yang semula bakal ditekan menjadi Rp 59 triliun dari rencana semula Rp 63 triliun kemungkinan besar bakal membengkak lagi. Dengan harga yang sekarang, harga minyak rata-rata sepanjang tahun ini tak mungkin US$ 36 per barel seperti dalam APBN Perubahan 2004. Bukan tidak mungkin harga rata-ratanya US$ 38-39 per barel.
Pengamat minyak dan gas Umar Said mengatakan bahwa kenaikan harga BBM mutlak dilakukan pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono. Namun kebijakan tak populis itu harus dilakukan secara bertahap. "Kalau dilakukan secara konsisten, dalam tempo 4-5 tahun, bom waktu subsidi BBM yang berat ini dapat selesai," katanya. Tapi ia mengingatkan kebijakan penghapusan subsidi ini harus diimbangi dengan kebijakan lain, seperti pengurangan konsumsi BBM, meningkatkan produksi minyak, dan menurunkan biaya produksi minyak. Dana kompensasi subsidi BBM ke sektor lain juga masih perlu ditingkatkan supaya pengurangan subsidi berjalan mulus.
Obligasi Daerah Masih Lama
Obligasi daerah dipastikan tak akan tersedia di pasar dalam waktu dekat. Direktur Jenderal Piutang dan Lelang Negara Mahfud Siddik menyatakan, salah satu syarat yang harus dipenuhi pemerintah daerah untuk menerbitkan obligasi adalah publikasi laporan keuangan yang sudah diaudit selama tiga tahun berturut-turut. Dalam revisi UU No. 25/1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah yang dua pekan lalu disetujui DPR RI, pemerintah daerah dimungkinkan menerbitkan obligasi, asalkan diizinkan pemerintah pusat.
Selain publikasi laporan keuangan selama tiga tahun berturut-turut, masih ada sembilan butir persyaratan lain. Salah satunya adalah hasil penjualan surat utang harus digunakan untuk membiayai proyek yang mendatangkan pemasukan bagi pemerintah daerah. Ia menunjuk subway dan busway di Jakarta sebagai salah satu contoh proyek pemerintah daerah yang prospektif. Dari 440 pemerintahan kota dan kabupaten dan 32 pemerintahan provinsi, Mahfud menilai ada yang sudah layak untuk menerbitkan surat utang. "Tapi yang sangat tidak layak juga banyak," kata Mahfud.
Pusat Grosir di Malang
Malang kini memiliki pusat grosir baru. Adalah Lippo Karawaci yang membangun pusat grosir seluas 23.500 meter persegi di Pasar Besar Malang. Pembangunan pusat kulak ini merupakan salah satu strategi Lippo masuk ke kota-kota kecil dan menengah. "Tingkat persaingan bisnis di daerah sangat terbuka dibandingkan dengan kota-kota besar," ujar Product General Manager Lippo Karawaci, Anthony. Selain di Malang, Lippo juga berencana membuka pusat grosir di Jember dan Kediri. Anthony menjelaskan bahwa dari 538 unit yang disewakan, saat ini baru separuhnya yang terisi. "Akhir tahun ini kita harapkan bisa 90 persen," katanya.
Selain pusat grosir ini, kerajaan bisnis milik keluarga Mochtar Riady juga akan membangun Malang Town Square. Tetapi, kedua lahan bisnis Lippo ini mendapat protes keras para pedagang Pasar Besar Malang dan kalangan pendidikan. Para pedagang Pasar Besar Malang menolak adanya Pusat Grosir Matahari karena dipastikan akan merebut pembeli pedagang Pasar Besar. "Kami tak mungkin bersaing dengan para kakap," kata Sekretaris Persatuan Pedagang Pasar Besar Malang, Saniman, Kamis pekan lalu.
Paten Batik Solo
Pemerintah Kota Solo segera mematenkan 215 motif batik yang berkembang di Solo. Saat ini, Pemerintahan Kota Surakarta sedang menyusun deskripsi motif yang akan diajukan hak patennya. Semua motif batik yang akan didaftarkan hak patennya adalah motif kuno yang merupakan warisan atau dikembangkan Keraton Kasunanan Surakarta. Kepala Kantor Perindustrian dan Perdagangan Solo, Zaenal Musthofa, jumlah itu baru sementara. Sebab, dari penelitian yang dilakukan pakar batik, motif batik Solo sangat kaya. "Ada 6.000 lebih motif batik," kata Zaenal kepada Anas Syahirul dari Tempo, Rabu pekan lalu.
Langkah Pemda mematenkan motif batik Solo dilakukan lantaran makin banyaknya orang asing mematenkan motif batik yang jelas-jelas berasal dari Indonesia. Ma-laysia termasuk negara yang dituding banyak melakukan hal itu. Dengan pematenan ini, diharapkan motif batik Solo terlindungi. Kesadaran mematenkan produk tradisional ini ternyata juga menjalar ke Pemerintah Kabupaten Indramayu dan sejumlah pemerintah daerah di Madura. Pemda Indramayu, misalnya, mengajukan paten atas 50 motif batik. Jumlah yang sama juga diajukan Madura.
Indeks Terhadang Minyak
Angin segar masih bertiup di bursa saham sepanjang pekan lalu. Indeks harga saham gabungan yang dibuka di posisi 835,905 poin pada Senin pekan lalu, berhasil melaju hingga ditutup di posisi 855,719 poin. Keriaan atas berlangsungnya seluruh proses pemilihan presiden dengan damai masih terasa. Komisi Pemilihan Umum pada Senin sore menyatakan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai calon presiden terpilih. Puncak perayaan kedatangan pemimpin di bursa terjadi Selasa silam, ketika indeks memecahkan rekor penutupan tertinggi, 861,318.
Namun minimnya berita segar lain mendorong para pelaku pasar segera merealisasikan keuntungan mereka. Dalam dua hari perdagangan berikutnya, indeks pun tergerus. Sentimen buruk datang dari bursa global yang tertekan oleh masih tingginya harga minyak. Akhir pekan silam, harga kontrak dua bulan untuk minyak jenis light sweet di Amerika Serikat menyentuh titik tertinggi, U$ 52,67.
Perdagangan baru bergairah kembali di akhir pekan setelah pemerintah mengumumkan konsorsium Standard Chartered dan Astra International sebagai penawar yang mendapatkan prioritas (preffered bidder) Bank Permata. Para pelaku pasar pun memburu saham Astra, sehingga indeks indeks kembali terangkat. Pekan depan, indeks diperkirakan akan bergerak di kisaran 842-862.
Samudera Bakal Dilantik
Jika tak ada lagi aral melintang, Samudera Sukardi bakal menjadi orang nomor satu di Garuda Indonesia. Sumber Tempo mengungkapkan bahwa Menteri Negara BUMN, Laksamana Sukardi, sudah meneken surat keputusan pengangkatan Samudera yang juga kakaknya sendiri itu. Kabarnya, pelantikan Samudera yang kini menjadi Direktur Utama PT Abacus Distribution System Indonesia akan dilakukan pada Jumat pekan ini. "Suratnya sudah diteken, tapi Pak Laksamana menunggu saat yang tepat untuk melantik Samudera," kata sumber Tempo.
Rencananya, pergantian hanya dilakukan untuk posisi direktur utama. Posisi yang lain masih tetap. Saat ini, Direktur Utama Garuda Indonesia masih dijabat Indra Setiawan. Masa jabatan Indra sebetulnya sudah habis sejak setahun lalu. Tapi, entah mengapa, posisinya tak juga diganti hingga kini. Laksamana sendiri tak bisa dimintai konfirmasi. Beberapa kali telepon genggamnya dihubungi tapi tidak diangkat. Pesan singkat yang dikirim ke telepon yang sama juga tak dibalas. Sekretaris Menteri Negara BUMN, Bacelius Ruru, yang dapat dihubungi, mengaku tak punya informasi soal rencana pelantikan ini. Komisaris Garuda Indonesia, Suad Husnan, juga mengaku tidak tahu.
Samudera Sukardi sendiri ketika dikonfirmasi mengaku belum diberi tahu soal rencana pelantikan itu. Dia juga tidak tahu ada surat pengangkatan itu. "Saya tak bisa beri komentar soal ini," kata Samudera. Dia mengatakan siap dilantik menjadi Direktur Utama Garuda kapan saja. "Tidak masalah kapan pun saya dilantik, karena niat saya bener, ingin memperbaiki Garuda," katanya.
PLN Masih Melempem
Kondisi keuangan PT PLN (persero) masih buram. Pabrik setrum pelat merah ini masih mencatat kerugian yang lumayan besar pada semester pertama tahun ini, yakni Rp 3,74 triliun meskipun pendapatannya meningkat. Kerugian yang lumayan itu antara lain bersumber pada tunggakan bunga utang dan rugi kurs akibat menguatnya dolar AS sepanjang tahun ini. Namun PLN masih membukukan laba operasional Rp 1,33 triliun. Tahun ini, kata Direktur Utama PLN Eddie Widiono, PLN menargetkan penjualan Rp 60 triliun, lebih besar dari tahun lalu sebesar Rp 54,43 triliun.
Meski masih merugi, rencana PLN menerbitkan surat utang atau obligasi senilai Rp 1,5 triliun tetap berjalan. Surat utang perusahaan yang mendapat peringkat A dari Kasnic ini berjangka waktu 10 tahun. Para penjamin emisinya adalah Bahana Securities, Trimegah Sekuritas, dan Danareksa Sekuritas. Menurut Direktur Investment Banking PT Trimegah Akhabani, surat utang PLN masih mendapat kepercayaan kuat dari pasar. Dari enam kali menerbitkan surat utang, tak sekalipun PLN merestrukturisasi obligasinya. Selain itu, obligasi PLN mulai langka lantaran terakhir diterbitkan pada 1996.
|