|
Memang serba salah bila seorang politisi menikahkan putra-putrinya pada masa kampanye. Untuk menghindari prasangka miring, calon wakil presiden K.H. Hasyim Muzadi menikahkan dua anaknya dalam satu pekan pada dua hari yang netral. Pernikahan putranya, Hilman Wajdi, dengan Nailal Izzah dia langsungkan pada Kamis, 23 September, di Jepara. Sedangkan putrinya, Alfi Rachmawati, dinikahkan dengan Eddy Hayatullah pada Ahad, 26 September, di Malang. "Biar tanpa embel-embel politis, karena bukan pernikahan politik," kata Hasyim kepada wartawan Tempo di Malang, Bibin Bintariadi.
Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu, jika pernikahan dilangsungkan sebelum pemilihan umum presiden, "Orang akan menilainya sebagai ajang mencari dukungan." Sebaliknya, bila hal itu dilakukan setelah pengumuman pemenang pemilu presiden, orang akan melihat wajah kekecewaannya. "Makanya digelar di tengah-tengah," ujar Hasyim. Itu sebabnya, meski perolehan suara untuk dirinya dan Megawati Soekarnoputri di bawah Yudhoyono-Kalla, wajah Hasyim tampak semringah. "Ini acara keluarga, kan?" ujarnya, lagi-lagi dengan wajah semringah.
|