Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 31/IIIIIII/27 September - 03 Oktober 2004
   
Ekonomi dan Bisnis

Janji IFC

International Finance Corporation (IFC), lengan Bank Dunia yang bergerak di bidang pembiayaan swasta, berencana membuka fasilitas pinjaman baru hingga US$ 210 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun pada tahun 2005. Dengan rencana penambahan pinjaman tersebut, investasi IFC di Indonesia akan mencapai US$ 500 juta (Rp 4,5 triliun). "Itu total pinjaman setelah dikurangi pinjaman yang telah dikembalikan, yaitu US$ 380 juta," ujar German Vegarra, Country Manager IFC untuk Indonesia, Kamis pekan lalu.

Vegarra menyebut fasilitas baru ini tak lepas dari membaiknya iklim politik Indonesia, yang ditandai dengan pemilihan presiden yang berlangsung damai. "Kami menyadari presiden yang terpilih punya tantangan berat. Kami ingin mendukung agenda pemerintah (baru) menciptakan lapangan kerja," tutur Vegarra.

Selama tahun 2004, IFC menyalurkan dana US$ 132 juta, di antaranya berupa pinjaman ke PT Bank Buana dan PT Bank NISP Tbk. Tahun depan, Vegarra menyebut IFC akan membuat komitmen di sektor finansial, usaha kecil menengah, sektor infrastruktur, serta sejumlah sektor riil. Di seluruh dunia, Indonesia merupakan negara ke-8 yang memperoleh komitmen terbesar dari IFC. Sedangkan di tingkat Asia Pasifik, Indonesia menempati peringkat kedua setelah Cina.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data