Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 31/IIIIIII/27 September - 03 Oktober 2004
   
Arsip

TEMPO, 26 Maret 1988

Inilah Kabinet Baru

Sidang Umum MPR tahun 1988 kembali memilih Soeharto sebagai presiden. Dan seperti biasanya, setelah terpilih sebagai mandataris MPR, Soeharto menyusun kabinet yang terdiri dari para pembantunya untuk menyelenggarakan pemerintahan. Soeharto menamakan Kabinet Pembangunan V, kelanjutan kabinet pembangunan sebelumnya.

Laporan Tempo ketika itu, ada 38 nama dalam kabinet baru. Dari jumlah itu, 19 orang adalah wajah baru. Nama para menteri yang pertama-tama beredar adalah calon menteri di bidang ekuin (ekonomi, keuangan, dan industri).

Seperti dalam kabinet sebelumnya, tidak ada orang partai politik yang masuk dalam kabinet. Sumber rekrutmen ternyata tetap seperti sebelumnya: anggota DPR dari Fraksi Karya Pembangunan, birokrasi, dan ABRI. Jika dibandingkan dengan kabinet-kabinet sebelumnya, persentase menteri baru dalam Kabinet Pembangunan V itu cukup tinggi. Sebagai perbandingan, dalam kabinet Pembangunan IV ada 14 menteri baru (dari 37 menteri).

Penyegaran dan darah baru memang perlu dalam komposisi kabinet. Tapi pada dasarnya, untuk tim ekonomi, Soeharto memilih tetap mengandalkan tim yang bertumpu pada Radius Prawiro-Sumarlin-Arifin Siregar. Ini menunjukkan tekad Soeharto untuk terus melanjutkan kebijakan ekonomi dan mengamankan yang telah diperoleh.

Sekarang, pemilihan presiden putaran kedua telah berlangsung dengan pemenang SBY-Jusuf Kalla. Belum kemenangan resmi, karena pengumuman baru dikeluarkan pekan depan. Tapi semua tahu, SBY-lah presiden baru. Dan kini, pentas politik nasional mulai disibukkan dengan proses rekrutmen menteri kabinet baru. Siapa saja mereka? Nama bermunculan, spekulasi bertebaran. Inilah periode transisi yang akan menentukan bagaimana kinerja SBY sebagai presiden dalam lima tahun ke depan.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data