Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 31/IIIIIII/27 September - 03 Oktober 2004
   
Laporan Utama
Setelah Kalah, Rumah Terbelah
Megawati dan Akbar Tandjung bersikeras akan melanjutkan Koalisi Kebangsaan. Di partainya mereka justru dihadang konflik internal.

• Perselingkuhan Pengantin Baru
• Hikayat Celeng dan Perseteruan Beringin
• Manuver Akbar Tandjung
• "Akbar Bohong di Pengadilan"
• "Ada Upaya Menjelek-jelekkan Saya"

Ekonomi & Bisnis
Tak Boleh Mendengar Satu Sisi
Tiga tim ekonomi menjadi penopang utama perumusan kebijakan ekonomi pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla. Ada juga sukarelawan seperti Lin Che Wei.
 
Hukum
Uji Coba Pertama Kasus Puteh
 
  Nasional
Satu Jejak Bom Kuningan
Polisi berusaha menguak jaringan bom Kuningan dari pengakuan seorang sopir, ayah empat anak yang sopan.
 
Opini
Istana di Tangan, Parlemen di Seberang
 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data