|
Cerita An Peng Sui dan Calon Presiden Kita
Mengamati orang-orang di sekeliling calon presiden adalah cara lain untuk menilai kandidat presiden. Ciri khas transisi menuju demokrasi.
|
|
Tengoklah Kandang Banteng
Kubu Megawati-Hasyim Muzadi berjuang mendongkrak citra. Tidak sedikit pula tarik-menarik kepentingan.
|
|
Sang Meteor yang Dipuja dan Dicerca
Tak seperti Megawati yang jarang berkata-kata, Hasyim mudah bersuara. Dialah meteor politik yang dipuja dan dicerca.
|
|
Karena Cinto dan Politik
Pilar utama kekuatan Megawati bukan cuma dari pamor PDIP, tetapi juga dari determinasi Taufiq Kiemas.
|
|
Jalan Panjang untuk Sang Putri
Ia pendamping setia Megawati. Mungkin ada mahkota yang disiapkan untuknya. Tapi ia mesti banyak belajar dan menunjukkan kemampuan.
|
|
Orang Desa Mengabdi Kerajaan
|
|
Seorang Punggawa yang Setia
Bermula dari kader kos-kosan, kini menjadi orang kepercayaan. Politisi yang tahu kapan harus bergerak, kapan berdiam diri.
|
|
Ujian untuk Si Pelobi
Lobi Tjahjo Kumolo dianggap berhasil merangkai Koalisi Kebangsaan. Tapi ada yang meragukan lobi itu.
|
|
Hikayat Sang Superminister
Rini M.S. Soewandi dengan cepat memasuki lingkar dalam PDI Perjuangan. Setelah jadi menteri malah tekor.
|
|
Laksamana di Sarang Banteng
Laksamana Sukardi masuk PDI Perjuangan pada saat yang pas. Ingin Menteri Pariwisata.
|
|
Serdadu Tua di Pusat Orbit
Theo Syafei adalah pesawat ulang-alik: melesat cepat dan bertahan di lingkaran terdalam Partai.
|
|
Spesialis Urusan Senior
|
|
Sangat Longgar, Tak Ada Ketua
Bergerak dari rumah sewaan, tak disekat struktur PDI Perjuangan. Pada awalnya mendukung tim resmi.
|
|
Pasukan Komando dari Cikeas
Inilah wajah tim sukses Susilo Bambang Yudhoyono: gado-gado, hangat, dan taat komando.
|
|
Kisah Saudagar dari Wetampone
Jusuf Kalla memiliki banyak nilai tambah bagi SBY. "SBY Jawa, saya luar Jawa. SBY militer, saya pengusaha," katanya.
|
|
Penyokong Setia Setiap Saat
Ia adalah pendamping setia SBY. Perannya tak sekadar konco wingking.
|
|
Arsitek Politik Kampanye SBY
Dialah mak comblang yang menjodohkan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Muhammad Jusuf Kalla. Kedekatan timnya dengan sang kandidat menimbulkan kecemburuan.
|
|
Gas Sekaligus Rem
Pertemanan sejak taruna membuat Sudi lekat dengan Yudhoyono. Dekat dengan kalangan pesantren.
|
|
Pertemuan Dua Lelaki Virgo
Perjalanan politik Subur Budhisantoso penuh kejutan. Ia tidak mau berebut naik ke panggung.
|
|
Rela Jadi Satpam Demi Aceh
Dia lengket bagai pengawal pribadi ke mana pun Yudhoyono pergi. Obsesinya tetap untuk Aceh.
|
|
Penyokong yang Tahu Diri
Dulu sebagai kolega, kini Irvan Eddyson bertugas mengatur kegiatan SBY. Lebih sering di belakang layar.
|
|
Yang Bertutur Seperti Danau
Mochamad Ma'ruf menjadi dirigen tim kampanye SBY-Kalla. Siap menjadi anggota kabinet.
|
|
"Lebih Senang Jadi Teman Presiden"
Suko, teman Megawati di GMNI, sekarang mendukung SBY. Ia menasihati SBY agar maju ke pencalonan presiden.
|
|
Bermula dari Dialog Bali
Terbilang cepat meroket di dunia bisnis, Muhammad Lutfi tiba-tiba lengket dengan SBY.
|
|
Pak Kiai Seorang King Maker
K.H. Akhmad Khairun Nasihin tokoh spiritual SBY. Dialah yang menjodohkan SBY dengan Jusuf Kalla.
|
|
Tangan-Tangan di Balik Popularitas
|
|
Loyalitas Tak Lekang
Mulanya hubungan kerja, lalu dekat secara personal. Itu sebabnya sejumlah staf Kementerian Polkam tetap mendukung Yudhoyono.
|
|
Seribu Kecap di Awang-awang
Para kandidat presiden menawarkan program yang muluk-muluk. Itu bisa menjadi bumerang bagi para calon presiden.
|
|
Lima Jurus Mega-Hasyim
Pasangan Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi menjanjikan bakal mengangkat Indonesia dari keterpurukan. Untuk bidang ekonomi, mereka menyusun program "Rekomendasi-5" (Rencana Ekonomi Mega-Muzadi). Inilah janji mereka:
|
|
"Tim Pemberantas Korupsi Akan Dibentuk"
|
|
"Tidak Ada yang Instan"
|
|
”Yang Terpenting Trust Building.”
|
|
"Tak Ada Lagi Pri dan Nonpri"
|
|
"Yang Pertama Memberi Teladan Kepala Negara"
|
|
"Saya akan Mendengar Pikiran Rakyat..."
|
|
Nama-Nama di Air Keruh
Susunan kabinet menjadi ajang pertarungan orang di sekitar kandidat presiden. Juga upaya untuk mendongkrak citra calon presiden.
|
|
Pendukung Perubahan
Koleganya menganggap dia ”penerjang topan badai” dalam memperjuangkan prinsip.
|
|
Kursi Panas dengan Kepala Dingin
Namanya digadang-gadang tidak hanya oleh tim SBY, tapi juga tim Mega. "Itu kursi panas," katanya.
|
|
Satu Hati, Satu Pikiran
Yusril menempati peranan penting di mata SBY. Penyusunan kabinet, misalnya, bakal dibicarakan dengan Yusril dan Kalla.
|
|
Masih Sebatas Omongan
PDI Perjuangan menyebut Sri Mulyani calon kuat menteri bidang ekonomi. Spesialis kandidat.
|
|
Profesional, Tidak Partisan
Berlatar belakang studi Islam, dia piawai berkomentar tentang politik kontemporer.
|
|
Gayung Bersambut Calon Lama
Beberapa kali namanya disebut sebagai kandidat Jaksa Agung. Setuju hukuman mati.
|
|
Mencari Menteri dari Bali
Kerja membongkar jaringan pelaku bom Bali disebut bakal mengantarkan Pastika ke kursi menteri. Tapi ia belum dikontak siapa pun dari PDIP.
|