|
"Tentu saja aku sedang di kantor, Sayang. Ada lembur!" Jangan langsung percaya alasan klise itu. Coba amati, apakah matanya bekerjap ketika berbohong atau tidak, atau apakah tiba-tiba memalingkan wajah. Tapi bagaimana jika lawan bicara begitu pintar menyembunyikan mimiknya? Nah, tak ada jalan lain, analisislah suaranya dengan detektor kebohongan.
Alat ini bekerja dengan rumus psikologi biasa. Saat seseorang dalam kondisi tertekan, frekuensi suara biasanya akan berubah. Masalahnya: apakah telinga biasa bisa menangkap perubahan itu? Nah, detektor kebohongan ini didesain khusus untuk meraba perubahan frekuensi pada suara dan menganalisisnya. Penggunaannya juga sangat mudah. Tak perlu menempelkan kabel pada suami, cukup hidupkan alat yang berukuran 14 x 8 x 2,5 sentimeter ini, lalu suara pun akan segera dianalisis. Setelah itu, perhatikan tombol hijau, kuning, dan merah yang tersedia. Jika lampu hijau yang menyala, artinya dia tidak tertekan. Jika merah, artinya dia tertekan dan berbohong. Jika kuning? Dia gugup, meski belum tentu berbohong. Harga alat berbaterai 9 volt ini tergolong murah, cuma sekitar Rp 279 ribu. Mungkin karena murah, alat ini punya kelemahan: tak bisa mendeteksi suara di telepon. Ahaa
masih ada peluang
Kacamata Sumpit
"Pada zaman sekarang, kita tak punya waktu untuk berhenti dan makan di restoran. Kalau bisa, kita akan makan saat berjalan ke kan-tor," kata Ralph Anderl. Kesibukan inilah yang kemudian mengilhami pemimpin Ic!Berlin, perusahaan yang bermarkas di Berlin, Jerman, itu menciptakan sushi specs.
Dari namanya saja sudah jelas, sumpit ini spesial dibuat untuk makan sushi, makanan khas Jepang. Uniknya, nah ini dia, sumpit berbahan baja antikarat ini sekaligus berfungsi sebagai gagang kacamata. Cara memakainya, cukup lepas gagang dari kacamata, maka ia sudah bisa menjadi sumpit. Jika sudah selesai dipakai, bersihkan sumpit, lalu pasang, kembali menjadi kacamata. Melepas dan memasangnya hanya dalam hitungan detik karena tak ada sekrup yang dipakai. Entahlah, apakah alat seharga Rp 3 juta ini bakal laku, karena bila kita membeli makanan Jepang, sumpit disediakan gratis.
Pemutar Maksimal
Bosan selama perjalanan jauh? Tak usah khawatir. Isilah waktu dengan pemutar cakram padat keluaran Matsushita Electric Industrial SL-CT720. Dibandingkan dengan pemutar lain, produk ini memang tak terlalu canggih. Maklumlah, ia hanya bisa memutar musik dengan format CD, CD-R, CD-RW, dan MP3.
Tapi, dengan ditopang dua baterai jenis AA plus dua baterai NiMH, pemutar ini bisa memainkan musik selama 260 jam tanpa henti. Bentuknya juga sportif. Tebalnya 1/2 inci dan beratnya 200 gram. Feature lainnya, ada remote control, earphone stereo, plus teknologi amplifier yang dilengkapi teknologi tata suara surround. Rencananya, SL-CT720, yang tersedia dalam empat pilihan warna (silver, biru, oranye, dan merah jambu), dibanderol US$ 135 atau sekitar Rp 1,25 juta.
http://beta.music.msn.com/
Situs Musik Microsoft
Penggemar musik online semakin dimanjakan dengan rencana Microsoft memasuki bisnis eceran musik online. Selama ini, pangsa musik online dikuasai Apple Computer, yang mengoperasikan situs iTunes. Nah, silakan masuk ke situs http://beta.music.msn.com. Saat ini Microsoft sudah menyediakan sekitar 500 ribu lagu. Untuk men-download satu lagu, ha-nya dibutuhkan 99 sen dolar AS atau sekitar Rp 9.200.
|