|
Sex, Symphony, Sale
Musik klasik selalu digambarkan sebagai sosok berwajah sangar, gedung teater megah tapi dibangun dengan lusinan peraturan kaku, dan musik yang panjang lagi membosankan. Pemandangannya mengerikan ketimbang menghibur: di atas panggung, seorang konduktor menggerakkan tongkat (baton), puluhan kerut di keningnya. Tapi bukan itu yang menarik sekarang. Di antara "kebekuan" itu, muncul Vanessa Mae, seorang gadis pemain biola membawakan sebuah karya J.S. Bach dengan gaya sensual. Diikuti kuartet gesek Bond, Hilary Hahn, The Planets—dan banyak lagi. Mereka menyerupai diva pop: wajah aduhai, pakaian seronok. Musik mereka menjual. Tapi, berhasilkah para instrumentalis seksi dari generasi MTV itu mencairkan "kebekuan" musik klasik?
|