|
|
| |
Edisi. 04/XXXIII/22 - 28 Maret 2004
|
|
Elok Merekat Malaysia yang ’Retak’
Pemilu Malaysia telah usai digelar pada Ahad, 21 Maret. Hasilnya, Barisan Nasional, koalisi 13 partai dengan United Malays National Organisation (UMNO) sebagai saka guru—selama hampir dua setengah dasawarsa terakhir—masih terus bertahkta. Tapi pemilu adalah momentum kembalinya "luka lama" Kuala Lumpur: Kelantan lepas ke tangan Partai Islam Se-Malaysia (PAS) pada 1990, disusul Terengganu pada 1999.
Mengapa sulit benar mengembalikan kedua wilayah ini ke pangkuan Barisan Nasional? Berkali-kali mingguan ini pernah meliput Malaysia—di antaranya merekam denyut dua belahan di jantung kekuasaan PAS: Kelantan dan Terengganu. Wartawan TEMPO Rommy Fibri menuliskan laporan ini untuk mengiringi pemilu yang baru saja berakhir—dilengkapi oleh Purwani Diyah Prabandari.
|
|
Serambi Mekah di Semenanjung
Di Kelantan dan Terengganu, PAS menanam kaki dan melebarkan pengaruh. Di sinilah syariat Islam diterapkan dengan menuai aneka ekses.
|
|
Tongkat Kuasa di Tangan Mereka
Akar-akar PAS yang subur menjalar di Kelantan dan Terengganu tak lepas dari peran beberapa tokoh. Mereka dipandang mampu memandu anak negerinya melalui teladan dan karisma.
|
|
|
| |
|
|
| buatan Radja|endro |
Majalah
Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

|
|
| |
|
|
|
|