Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 48/XXXII/26 Januari - 01 Februari 2004
   
Peristiwa

Bolos Demi Wali Kota Baru

TERPILIHNYA Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri, Maschut dan Drs. Bambang Edianto, meluapkan keriaan pejabat setempat. Puluhan pejabat pelesir ke Bali, Kamis sampai Minggu pekan silam. Baru Senin ini mereka masuk kerja.

Tak tanggung-tanggung, 82 kamar Hotel Niki, Jalan Gatot Subroto, Denpasar, sudah dipesan. Menurut Maki Ali, Asisten II Sekretaris Kota Kediri, tak mungkin rombongan pulang pada Jumat lalu, karena hari Kamis mereka masih di Jembrana, Bali. ”Ini bukan instruksi, tapi sudah direncanakan,” katanya kepada Tempo News Room, Jumat pekan lalu.

Akibatnya, hampir semua ruangan kepala dinas dan bagian di Pemerintah Kota Kediri kosong. Hebatnya, meski banyak pejabat pelesir ke Pulau Dewata, semua staf tetap dilarang mangkir pada hari Jumat. ”Para staf tetap wajib masuk kerja,” ujar Maki.

Membolos untuk kesenangan pribadi itu kontan diprotes. Ketua LSM Komunitas Rakyat Nomor Satu, Elia Krisanto, menilai tindakan para ”bos” tadi merugikan rakyat. ”Kami akan menggugat mereka,” tutur Elia.

Ketua Fraksi Gabungan DPRD Kota Kediri, Hasan, memastikan bakal meminta pertanggungjawaban mereka. Asal-usul dana pelancongan juga akan dipertanyakan. ”Benar-benar sikap memalukan. Apa mereka itu sudah tidak punya moral?”

Jobpie Sugiharto, Sudrajat, Tempo News Room, Dwidjo U. Maksum (Kediri), Lita Oetomo (Jayapura)


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data