|
MENTERI Agama Said Agil Husin al-Munawar dilaporkan ke Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara (KPKPN) oleh Koalisi Korup Haji. Koalisi delapan lembaga swadaya masyarakat yang dimotori Farid Faqih dari Government Watch itu menemukan kejanggalan pada kekayaan Said Agil yang bertambah sekitar Rp 1,3 miliar selama 2001. ”Dengan gaji menteri di bawah Rp 20 juta per bulan, penambahan kekayaan sebesar itu patut diselidiki asal-usulnya,” katanya.
Per 7 Februari 2002, kekayaan Agil yang tercatat di KPKPN sebesar Rp 2,5 miliar plus tabungan US$ 26.100. Padahal pada 2001 kekayaannya hanya Rp 1,25 miliar. Ia juga punya empat mobil (KIA Carnival, Daewoo Legan, Toyota Corolla Altis, Toyota Kijang Grand), yang tiga di antaranya dibeli pada tahun peluncurannya, 2001. Harta tak bergerak (tanah, bangunan) di Tangerang dan Tanjung Karang, yang dimiliki sejak 1987 dan 1999, bernilai Rp 1,2 miliar.
Sambil menepis, Said Agil balik menuduh LSM-LSM itu memfitnahnya. ”Semua bukti dan surat-surat kekayaan telah diperiksa KPKPN. Jangan mengadudombalah,” katanya. Melalui pengacaranya, Indra Sahnun Lubis, Agil telah melaporkan Farid ke Mabes Polri, dan akan menggugat secara pidana dan perdata.
Jobpie Sugiharto (Tempo News Room)
|