Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 47/XXXII/19 - 25 Januari 2004
   
Laporan Utama

Agum Gumelar: Semua Dilaksanakan MMI

BERADA di tengah para diplomat asing di New York, Amerika Serikat, Agum Gumelar masih harus sibuk melayani pertanyaan wartawan dari Jakarta. Apalagi kalau bukan soal lotere. Sebagaimana dilansir sejumlah media, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), lembaga yang dipimpin Agum, tengah merancang kerja sama dengan PT Metropolitan Magnum Indonesia (MMI) untuk penyelenggaraan lotere olahraga. Magnum dan juga KONI sendiri membantah adanya rencana itu. Yang akan dilakukan, katanya, cuma undian berhadiah, sebagaimana marak dilakukan sejumlah bank selama ini.

Agum berjanji akan menjelaskan duduk soal kerja sama itu setiba di Jakarta, pekan ini. "Program jelasnya kita bahas di Jakarta saja, deh," katanya kepada Listi Fitria dari Tempo News Room melalui sambungan telepon internasional, Senin pekan lalu. Berikut petikan wawancara singkat itu.

Bagaimana inti kerja sama antara KONI dan PT MMI?

Sebaiknya Anda tanya sama Magnum saja. Memang ada nota kesepahaman (MOU) antara KONI dan Magnum. Tanya saja sama mereka.


Tapi ada surat persetujuan dari Anda?

Betul. Tapi semua operasionalnya dilaksanakan oleh Magnum. Perizinannya dari Departemen Sosial. Magnum sendiri yang mengajukan perizinan itu. Kita bekerja sama seperti yang tercantum dalam MOU itu saja.


Apa isi kerja sama yang tercantum dalam MOU itu?

Kita akan mendapat bagian dari usaha mereka. Berapa persentasenya, saya tidak ingat persis.


Jadi bukan sistem bagi hasil?

Bukan. Bukan sistem bagi hasil. Kita sendiri tidak akan ikut serta dalam operasionalnya.


(Agum mengaku sudah mempelajari dengan saksama soal PT MMI. Sayangnya, ia sedang sibuk. Saat wawancara ini berlangsung, ia mengaku sedang dikerubuti sejumlah diplomat asing. Ia meminta TEMPO menghubungi Sekretaris Jenderal KONI di Jakarta).


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data