Agum Gumelar: Semua Dilaksanakan MMI |
BERADA di tengah para diplomat asing di New York, Amerika Serikat, Agum Gumelar masih harus sibuk melayani pertanyaan wartawan dari Jakarta. Apalagi kalau bukan soal lotere. Sebagaimana dilansir sejumlah media, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), lembaga yang dipimpin Agum, tengah merancang kerja sama dengan PT Metropolitan Magnum Indonesia (MMI) untuk penyelenggaraan lotere olahraga. Magnum dan juga KONI sendiri membantah adanya rencana itu. Yang akan dilakukan, katanya, cuma undian berhadiah, sebagaimana marak dilakukan sejumlah bank selama ini.
Agum berjanji akan menjelaskan duduk soal kerja sama itu setiba di Jakarta, pekan ini. "Program jelasnya kita bahas di Jakarta saja, deh," katanya kepada Listi Fitria dari Tempo News Room melalui sambungan telepon internasional, Senin pekan lalu. Berikut petikan wawancara singkat itu.
Bagaimana inti kerja sama antara KONI dan PT MMI?
Sebaiknya Anda tanya sama Magnum saja. Memang ada nota kesepahaman (MOU) antara KONI dan Magnum. Tanya saja sama mereka.
Tapi ada surat persetujuan dari Anda?
Betul. Tapi semua operasionalnya dilaksanakan oleh Magnum. Perizinannya dari Departemen Sosial. Magnum sendiri yang mengajukan perizinan itu. Kita bekerja sama seperti yang tercantum dalam MOU itu saja.
Apa isi kerja sama yang tercantum dalam MOU itu?
Kita akan mendapat bagian dari usaha mereka. Berapa persentasenya, saya tidak ingat persis.
Jadi bukan sistem bagi hasil?
Bukan. Bukan sistem bagi hasil. Kita sendiri tidak akan ikut serta dalam operasionalnya.
(Agum mengaku sudah mempelajari dengan saksama soal PT MMI. Sayangnya, ia sedang sibuk. Saat wawancara ini berlangsung, ia mengaku sedang dikerubuti sejumlah diplomat asing. Ia meminta TEMPO menghubungi Sekretaris Jenderal KONI di Jakarta).
|