Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 47/XXXII/19 - 25 Januari 2004
   
Luar Negeri

Kereta Perdamaian

JALUR kereta api India-Pakistan dibuka kembali, Kamis pekan lalu. Ini berkat pengoperasian kereta api Samjhota Express milik Pakistan dan kereta Attari Express di India. Itulah per- jalanan kereta api penumpang pertama setelah India dan Pakistan membekukan jalur transportasi darat dan udara antarnegara ber- tetangga tersebut. Kereta Samjhota berangkat Kamis pagi menuju Attari dengan membawa 65 penumpang. Sedangkan Attari Express, yang ditumpangi 250 orang, menuju Lahore beberapa jam sebelumnya.

Selain kereta api, kedua negara yang bernenek-moyang sama itu sudah membuka jalur transportasi bus dan pesawat udara, yang sudah beroperasi lebih dulu. Namun, "kereta rakyat" yang ekonomis ini bisa jadi simbol kuat perdamaian. Apalagi, rute Lahore-Attari dikenal sebagai jalur sibuk antar-dua negara. Kedua rakyat menyambut gembira pembukaan jalur kereta api perdamaian ini. "Layanan kereta api bisa memuluskan hubungan yang lebih baik," ujar Ramesh Lal, anggota Majelis Nasional Pakistan.

Telni Rusmitantri (AP, AFP, BBC News, CNN.com)


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data