Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 47/XXXII/19 - 25 Januari 2004
   
Inovasi

Nonton TV dari Telepon Genggam

Pada mulanya hanya untuk menelepon. Lalu, mulai bisa mengirim teks (SMS), teks beserta gambar (MMS), membuat foto, kemudian menjelajah Internet. Dan kini, layar mungil telepon genggam sudah bisa digunakan untuk menikmati siaran televisi.

Lihatlah produk mutakhir buatan Sprint Corporation ini. Perusahaan teknologi di Amerika Serikat ini telah memasarkan telepon genggam yang mampu menerima siaran televisi kabel. Cukup membayar biaya langganan US$ 9,99 per bulan (plus US$ 15 untuk biaya langganan Internet), pelanggan sudah bisa menikmati acara TV persis dengan yang tersaji di TV kabel di ruang tamu mereka.

Maklum, namanya juga telepon genggam, siaran TV yang muncul memang tak seutuh TV biasa. Gerakan gambar masih patah-patah. Gambar dan suaranya pun tertunda sedetik dari siaran aslinya. Ini terjadi karena gelombang siaran yang aslinya disalurkan lewat kabel masih harus diolah untuk bisa diterima telepon yang tanpa kabel. Dan, tentu saja, jika sinyal telepon melemah, gambar dan suara pun ikut lenyap. Tapi toh ini kemajuan besar yang masih akan terus disempurnakan.

Agus Hidayat (berbagai sumber)


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data