|
Perang modern adalah perang yang mengandalkan pasokan informasi. Tanpa informasi, pasukan yang dikirim tak lebih dari segerombolan orang buta dan tuli bersenjata. Sadar pentingnya kecepatan informasi antisadap di medan perang, Departemen Pertahanan Amerika, bekerja sama dengan peneliti di University of Central Florida, mengembangkan riset terbaru teknologi komunikasi. Dengan dana US$ 470 ribu, mereka membuat sebuah cara baru berkomunikasi melalui getaran.
Proyek yang dimulai sejak September lalu ini memusatkan perhatian untuk menjawab pertanyaan apakah sistem komunikasi yang disampaikan melalui getaran akan lebih efektif ketimbang suara maupun visual. Riset juga akan merancang peralatan tempur dengan sistem komunikasi baru ini, plus penempatannya di pakaian atau tubuh prajurit.
Ini memang baru riset awal, sehingga hasilnya belum bisa dipakai. Tapi, menurut Richard Gilson, profesor psikologi yang memimpin proyek penelitian itu, apa yang tengah mereka kembangkan telah membuka metode baru berkomunikasi—tak hanya untuk kepentingan militer, tapi juga sipil.
Agus Hidayat (berbagai sumber)
|