|
Soedjarwo, 82 tahun
Dunia kehutanan Indonesia kehilangan salah satu tokoh terbaiknya. Senin pekan lalu, mantan Menteri Kehutanan Soedjarwo mengembuskan napas terakhir di rumah sakit Mount Elizabeth, Singapura. Soedjarwo meninggal setelah dua tahun terakhir mengidap penyakit komplikasi jantung dan ginjal.
Nama pria kelahiran Wonogiri, Jawa Tengah, 15 April 1922, itu mulai mencorong ketika menjabat sebagai kepala dinas kehutanan di Yogyakarta. Saat itu dia berhasil memupus gerakan Partai Komunis Indonesia di daerah Gunung Kidul dengan program-program kehutanan.
Program menyejahterakan rakyat Gunung Kidul itu sampai membuat Menteri Kehutanan Azis Saleh terkagum-kagum saat mengunjungi daerah penghasil gaplek tersebut. Setelah itu, Presiden Sukarno pada 1964 memberinya penghargaan istimewa sebagai Menteri Kehutanan. Dua tahun kemudian, departemennya digabung dengan Departemen Pertanian. Setelah penggabungan, Soedjarwo tetap mengurusi hutan, meski pangkatnya bukan lagi menteri, melainkan direktur jenderal kehutanan.
Kegigihan Soedjarwo mengurus hutan ini membuat banyak lembaga internasional menghadiahkan penghargaan, seperti Louis Pasteur Prize. Dia juga mendapat gelar Panglima Gemilang Darjah Kinabalu dari Sabah. Dia bahkan menjadi chairman World Wild Fund dan mendapat gelar doktor honoris causa dari Universitas Konkuk, Republik Korea. Di dalam negeri sendiri, dia mendapat sedikitnya 13 penghargaan.
Almarhum Soedjarwo meninggalkan seorang istri, empat putra-putri, dan sepuluh cucu, Rabu pekan lalu disemayamkan di Bonoloyo, Surakarta.
Chairul Basri, 84 tahun
Duka menggayuti rumah di Jalan Prambanan 6, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu pekan lalu. Sepasang kakak-adik yang banyak dikenal masyarakat, yaitu Chairul Basri dan Asrul Sani meninggal dunia. Chairul meninggal hanya 20 menit setelah kepergian adiknya, Asrul, yang dikenal sebagai seniman, sutradara, dan politikus.
"Ayah meninggal karena komplikasi jantung dan ginjal," ujar Muhammad Chatib Basri, anak kandung almarhum. Pengamat ekonomi asal Universitas Indonesia ini menambahkan, almarhum sedang menjalani perawatan akibat osteoporosis.
Tak seperti adiknya, Chairul lebih dikenal sebagai tentara dan birokrat ketimbang sebagai penulis. Karyanya antara lain Kartini, yang kini tersimpan di perpustakaan Leiden, Belanda, dan Geopolitik Indonesia 1945. Jenderal berbintang dua itu terakhir menjabat sebagai sekretaris jenderal yang melayani enam menteri di Departemen Tenaga Kerja. Pria yang lahir di Rao, Sumatera Barat, 7 Agustus 1920 memang bertugas di departemen itu sejak 1966 hingga 1979.
"Kalau tidak boleh door prize, kejam sekali dunia ini."
—Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, menanggapi ribut-ribut soal undian olahraga berhadiah yang berbentuk door prize, Kamis lalu di Jakarta.
"Jangan-jangan saya profesor bekicot, profesor 'bulus' yang suka bersembunyi di tempurungnya sendiri."
—Sardono W. Kusumo, dalam ajang pengukuhan menjadi guru besar Institut Kesenian Jakarta, Rabu pekan lalu, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
TEMPO DOELOE
19 Januari 1915
Untuk pertama kalinya dunia mengenal serangan bom dari udara. Itu terjadi ketika Jerman menjatuhkan bom ke Inggris dengan balon udara Zeppelin.
19 Januari 1966
Indira Gandhi dari Partai Kongres memimpin India menggantikan Perdana Menteri Lal Bahadur Shastri.
20 Januari 1961
John Fitzgerald Kennedy dilantik menjadi presiden ke-35 Amerika serikat, sekaligus menjadi presiden termuda dan presiden Katolik pertama di AS.
20 Januari 1981
Beberapa menit setelah pelantikan Presiden Ronald Reagen, yang menggantikan Jimmy Carter, 52 warga AS yang disandera di Teheran, Iran, dilepaskan.
20 Januari 1996
Pendiri Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) terpilih menjadi presiden dengan mengantongi 88,1 persen suara.
21 Januari 1793
Tajamnya pisau guillotine mengakhiri hidup Raja Prancis Louis XVI setelah dia divonis berkhianat terhadap kerajaannya sendiri.
21 Januari 1905
Revolusi pertama di Rusia pecah ketika pasukan Tsar menembaki para pekerja yang berdemo di istana musim dingin St. Petersburg.
21 Januari 1976
Dua burung supersonik Concord mengawali terbang komersialnya dari bandar udara London dan Paris ke Bahrain, Teluk Persia, dan Rio de Janeiro.
22 Januari 1973
Mahkamah Agung Amerika Serikat membolehkan aborsi.
22 Januari 1980
Fisikawan Rusia yang juga pencipta bom hidrogen, Andrei Dmitriyevich Sakharov, ditangkap setelah mengkritik invasi Uni Soviet ke Afganistan.
23 Januari 1922
Leonard Thompson, pasien diabetes berusia 14 tahun asal Kanada, menjadi penerima suntikan insulin pertama.
23 Januari 1961
Pemerintah AS mengadopsi aturan sensor dalam film yang pertama kali diterapkan di Chicago.
24 Januari 1908
Gerakan Pramuka mulai dikampanyekan di Inggris oleh Baden Powell, pahlawan Inggris yang banyak berjasa dalam Perang Afrika Selatan.
24 Januari 1924
Alfred Hitchcock memulai debutnya sebagai sutradara dengan film The Pleasure.
25 Januari 1924
Olimpiade Musim Dingin pertama digelar di Chamonix, Pegunungan Alpen, Prancis, dengan mempertandingkan enam cabang olahraga.
|