Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 46/XXXII/12 - 18 Januari 2004
   
Peristiwa

Polisi Tembak Polisi

KAMAR 726 Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Senin malam pekan lalu. Tiga polisi dari Markas Besar Kepolisian RI dan satu informan berada di kamar itu untuk operasi rahasia penangkapan bandar narkoba dari Nigeria. Tak lama, datang belasan polisi Resor Jakarta Pusat—sebut saja Tim Resor. Tiga di antaranya tetap naik, meski sudah tahu dari petugas hotel adanya Tim Mabes Polri di kamar itu.

Curiga, Tim Resor memerintahkan pintu kamar dibuka, tapi diabaikan. Terjadilah saling dorong pintu. Tiga polisi Tim Resor menghunus pistol dan dor, dor…! menembak ke kamar. Akibatnya, Ajun Komisaris Besar Wira Wagimin Wijaya tertembak lutut kanannya. Bripda Toni terkena betis kanannya. Keduanya dari Satuan Narkotik Mabes Polri. Tembakan baru reda setelah anggota Tim Mabes meneriakkan identitas dirinya dengan menunjukkan kartu pengenal.

Menurut Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Togar Sianipar, baik tim gabungan Mabes Polri-Polda Metro Jaya maupun Tim Polres sama mengantongi surat perintah. Masing-masing dari Kapolri & Kapolda dan Kapolres.

Operasi itu, kata Togar, pengembangan penangkapan anggota sindikat narkoba asal Nigeria, Orange dan Dre, di Bandara Soekarno-Hatta. Dari perut keduanya, polisi menyita 61 kapsul berisi heroin seberat 1,2 kilogram. "Operasi malam itu gagal karena dirusak oleh polisi sontoloyo," kata Togar, yang karenanya merasa kecewa.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data