Dua bulan telah lewat sejak Abdullah Ahmad Badawi menggantikan Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri Malaysia. Apa saja prioritasnya dalam memandu Malaysia? Dan bagaimana anak negeri itu menanggapi pergantian pemimpin mereka? Wartawan Tempo News Room Faisal Assegaf meliput Malaysia pekan lalu. Dia mewawancarai Badawi secara khusus pada Selasa silam, sehari sebelum Sang Perdana Menteri bertolak ke Indonesia untuk satu kunjungan resmi. Wartawan TEMPO Rommy Fibri kemudian menuliskan kembali laporan di atas dan melengkapinya dengan hasil liputannya sendiri ke negeri itu sebelum lengsernya Mahathir. Berikut ini rangkumannya.
Amerika Serikat menerapkan kebijakan baru untuk menghalau teroris. Setiap warga asing yang masuk ke AS harus melewati cek biometrik di pintu-pintu masuk imigrasi.
Two months have passed since Abdullah Ahmad Badawi succeeded Mahathir Mohamad as Malaysia's prime minister. What are his priorities? How do Malaysians respond to this change of guard? Tempo News Room reporter, Faisal Assegaf, visited Malaysia last week and met with Prime Minister Badawi for an exclusive interview before he departed for an official visit to Indonesia. The following combines parts of Faisal Assegaf's interview and TEMPO reporter Rommy Fibri's report on his visit to Malaysia prior to Mahathir's resignation: