Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 46/XXXII/12 - 18 Januari 2004
   
Daftar berita Luar Negeri
Malaysia, Seusai Bulan Madu
Dua bulan telah lewat sejak Abdullah Ahmad Badawi menggantikan Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri Malaysia. Apa saja prioritasnya dalam memandu Malaysia? Dan bagaimana anak negeri itu menanggapi pergantian pemimpin mereka? Wartawan Tempo News Room Faisal Assegaf meliput Malaysia pekan lalu. Dia mewawancarai Badawi secara khusus pada Selasa silam, sehari sebelum Sang Perdana Menteri bertolak ke Indonesia untuk satu kunjungan resmi. Wartawan TEMPO Rommy Fibri kemudian menuliskan kembali laporan di atas dan melengkapinya dengan hasil liputannya sendiri ke negeri itu sebelum lengsernya Mahathir. Berikut ini rangkumannya. 
Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi: "ISA Tetap Diteruskan di Malaysia"
 
Berkah dari Loya Jirga
Afganistan menelurkan konstitusi baru pekan lalu. Isinya, antara lain, memulihkan hak-hak politik perempuan di negeri itu.  
Di Ambang Pintu, Menjaring Teroris
Amerika Serikat menerapkan kebijakan baru untuk menghalau teroris. Setiap warga asing yang masuk ke AS harus melewati cek biometrik di pintu-pintu masuk imigrasi. 
Menguak Tewasnya 148 Penumpang
 
Upaya Damai Teheran-Washington
 
Sanksi Amerika Jalan Terus
 
Sekali Lagi Upaya Damai
 
Malaysia, After The Honeymoon
Two months have passed since Abdullah Ahmad Badawi succeeded Mahathir Mohamad as Malaysia's prime minister. What are his priorities? How do Malaysians respond to this change of guard? Tempo News Room reporter, Faisal Assegaf, visited Malaysia last week and met with Prime Minister Badawi for an exclusive interview before he departed for an official visit to Indonesia. The following combines parts of Faisal Assegaf's interview and TEMPO reporter Rommy Fibri's report on his visit to Malaysia prior to Mahathir's resignation: 
Malaysian Prime Minister Abdullah Badawi: "The ISA will continue to be implemented in Malaysia"
 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data