Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 45/XXXII/05 - 11 Januari 2004
   
Peristiwa

Bom Fajar 2004 di Aceh

KERIAAN menyambut tahun baru di Kota Peureulak, Aceh Timur, sontak berubah jadi kengerian. Dua jam sebelum fajar pertama 2004, sebuah bom mendadak menyentak kerumunan warga yang lagi mengitari panggung dan bergoyang dangdut. Sepuluh penonton tewas.

Seorang perwira menengah di lingkungan Komando Operasi TNI di Lhok Seumawe memperkirakan, bom maut itu adalah bom rakitan ber-daya ledak rendah. Namun, karena pengunjung melimpahi sekitar panggung, sepuluh orang tewas mengenaskan (hingga Jumat sore pekan lalu). Enam di antaranya tewas seketika di lokasi kejadian—wahai, termasuk satu bayi satu setengah tahun. Yang cedera berat, lebih dari 40 orang, dirawat di Rumah Sakit Umum Langsa, sekitar 45 kilometer ke arah timur.

Yang memilukan, banyaknya korban menimbulkan krisis cadangan darah di RSU Langsa. Pihak rumah sakit mencatat setidaknya ada 38 korban, termasuk 6 korban tewas, yang harus dirawat. Imbauan pihak RSU, agar ke- luarga korban dan warga Langsa mendonorkan darah, sayangnya kurang disambut.

Siapa pelakunya? Menurut Kepala Kepolisian RI Jenderal Da’i Bachtiar, pihaknya tengah menelisik kemungkinan serangan bom bunuh diri. Soalnya, ada satu korban tewas tanpa identitas. Namun Komandan Subsektor Aceh Timur Komando Operasi TNI, Kolonel (Inf.) Andogo, Kamis pagi pekan lalu menuding kelompok Gerakan Aceh Merdeka se- bagai pelakunya. Sebaliknya, juru bicara GAM Wilayah Peureulak, Teuku Mansyur, membantah. ”Itu tuduhan tidak masuk akal,” ujarnya ketika dihubungi Kamis pekan kemarin.

Zainal Bakir, Imron Rosyid, Sapto Pradityo, Jobpie Sugiharto, Supriyantho Khafi, Sujatmiko (Mataram), TNR


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data