Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 45/XXXII/05 - 11 Januari 2004
   
Peristiwa

Caleg ”Sakit” di Boyolali

KOMITE Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Boyolali mengungkap setidaknya 24 bakal calon legislatif (caleg) di kota itu tidak lulus uji kesehatan rohani yang dilakukan secara menyeluruh di rumah sakit umum daerah (RSUD) setempat. Pemeriksaan ulang masih harus dijalani mereka di rumah sakit jiwa.

Lalu terganggu jiwakah mereka? Tunggu, jangan memvonis dulu. Sekretaris Jenderal KIPP Boyolali, Roni Budi Santosa, mengakui batasan kriteria ”tidak sehat rohani” tidak jelas. Pihak RSUD pelaksana general check-up terhadap 426 bakal caleg di Boyolali itu belum bisa dimintai keterangan. Direktur RSUD Boyolali, Dokter Yulianto Prabowo, memilih diam saat dihubungi. Sedangkan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boyolali, hingga 2 hari setelah batas waktu penyerahan berkas bakal caleg (Kamis pekan lalu), belum memeriksa berkas. ”KPU belum bisa mengetahui soal ini,” kata anggota KPU Boyolali, Diani Ariyanti.

Menurut Sekretaris PKB Boyolali, Anshor Budiyono, uji kesehatan rohani itu seperti psikotes biasa. ”Dua bakal caleg dari PKB juga tidak lolos dalam tes tersebut,” ujarnya. KIPP Boyolali mengungkapkan tujuh caleg gagal pula dalam uji kesehatan jasmani dan dua lainnya ter- indikasi memakai narkoba.

Zainal Bakir, Imron Rosyid, Sapto Pradityo, Jobpie Sugiharto, Supriyantho Khafi, Sujatmiko (Mataram), TNR


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data