Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 43/XXXII/22 - 28 Desember 2003
   
Laporan Utama

"Biar Rakyat Kurdi yang Memutuskan"

Banyak cerita tentang asal-muasal informasi akurat yang berbuah penangkapan Saddam Hussein. Ada Samira Shahbandar, istri kedua Saddam, yang dikabarkanmembocorkan rahasia lokasi persembunyian. Tapi ada juga Partai Uni PatriotikKurdistan (Patriotic Union of Kurdistan—PUK) yang disebut-sebut memasokinfo sangat penting. Nah, ikutilah petikan wawancara Rommy Fibri dariTEMPO dengan Adel Murad dari Biro Politik PUK, di Bagdad, pekan lalu. AdelMurad juga menjabat wakil Jalal Tabalani, Presiden Dewan Pemerintahan Irak.

Betulkah PUK yang memberikan informasi soal posisi Saddam sehinggadia ditangkap?

Betul, memang kami yang memberikan info. Sudah enam bulan intelijenkami memantau pergerakan dia. Dan dua bulan lalu kami juga berhasilmenangkap Taha Yasin Ramadan (wakil presiden pada zaman Saddam). Dari dia,kami berhasil mendapat informasi yang cukup penting. Selain itu, kami selalumenjalin kontak dengan militer Irak yang aktif pada zaman Saddam. Lewat jalinankomunikasi dan koordinasi dengan mereka, akhirnya kami bisamengidentifikasi posisi Saddam.


Jadi, aparat militer Saddam juga ikut andil atas tertangkapnya Saddam?

Ya. Kami selama ini juga punya hubungan baik dengan mereka.Saddam menopang kekuasaannya dengan kekejaman yang didukung olehkeluarganya. Maka, ketika situasi kacau, hanya keluarganyalah yang masih setiamendukungnya. Di luar itu, termasuk jajaran militernya, tak ada yang mau hancurbersama Saddam.


Kenapa tergiur sekali memburu Saddam?

Sudah 1 juta orang Kurdi dibantai Saddam. Bahkan di Halabjah, pada16 Maret 1988, sekitar 5.000 orang Kurdi mati diberi gas beracun olehSaddam. Karena itu, kami akan mengajukan jutaan bukti tentang pelanggaran hakasasi manusia yang dilakukan Saddam. Dia sudah membunuh, menyiksa, danmelanggar hak asasi rakyat Kurdi selama 40-an tahun.


Hukuman apa yang rakyat Kurdi inginkan terhadap Saddam?

Biarlah rakyat Kurdi yang memutuskan hukuman apa yang patutdiberikan kepada pembunuh seperti Saddam.


Sebenarnya siapa sih pelaku peledakan bom bunuh diri dan bom mobilbelakangan ini?

Mereka adalah teroris yang datang dari Yordania, Suriah, Arab Saudi, danAfganistan. Selama ini, mereka mendapat duit dari Ba'aths dan Saddam,maka mereka merasa perlu untuk membantu. Selain itu, mereka cuma inginmemindahkan perang terhadap Amerika di Afganistan ke Irak. Teroris ini tidakberjuang untuk apa pun, kecuali membunuh rakyat Irak tak berdosa. Palingsatu-dua bulan lagi juga mereka habis.


Sepertinya PUK punya banyak andil dalam proses transisi Irak saat ini?

Kami partai Kurdi yang terbesar. Kami bisa melakukan apa pun sehinggalayak untuk diperhitungkan.


Apa yang diperjuangkan PUK saat ini?

Partai yang kami dirikan pada 1 Juni 1975 ini sedang berjuang untukNegara Federasi Irak. Dengan begitu, kami bisa mengatur dan mengelola sendirimanajemen sumber daya manusia, dana, serta administrasi orang-orang Kurdi dinegara bagian kami. Sebelum jatuhnya Saddam, kami sudah diberi otonomiuntuk mengelola Sulaymania, Arbil, dan Duhok. Tapi, ke depan, kami inginnegeri yang berada di bawah otoritas Kurdi ditambah dengan Kirkuk,Khanaqin, Sinjar, Jarsan (wilayah selatan), dan Halabjah (dekat Iran).


Bukankah hingga kini Irak belum memiliki konstitusi yang jelas?


Makanya, dalam konstitusi yang baru, kami berjuang agar negeri federal kami tertuang dan tercatat secara jelas. Harus dengan jelas konstitusi menyebutkan bahwa Kurdistan adalah negeri federal yang berhak mengatur dirinya sendiri. Meski begitu, kami tak hendak memisahkan diri dari Irak.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data