Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 43/XXXII/22 - 28 Desember 2003
   
Indikator

’Busway’ Bukan Solusi yang Tepat

Apakah busway merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah lalu lintas di Jakarta?
(12 - 19 Desember 2003)
Ya
14.80%124
Tidak
80.19%672
Tidak tahu
5.01%42
Total100%838


Bagi warga Jakarta, tak ada topik hangat dalam minggu-minggu ini yang mengalahkan soal bakal beroperasinya busway. Menurut Pemda DKI Jakarta, pengoperasian busway akan menekan peng- gunaan mobil pribadi di jalan raya. Sebagai pendukungnya, Pemda DKI akan memperpanjang masa pemberlakuan three ini one, dari semula pukul 06.30 sampai pukul 10.00 menjadi pukul 06.00 sampai pukul 20.00. Bersamaan dengan itu juga akan ada pembatasan jumlah kendaraan yang beredar di jalan berdasarkan nomor kendaraan.

Tujuan akhir dari semua rencana itu adalah mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi makanan sehari-hari warga Ibu Kota. Tapi tak semua sependapat. Responden yang mengikuti jajak pendapat Tempo Interaktif sepekan lalu menilai cara itu bukan solusi tepat untuk mengatasi kemacetan Jakarta.

Sebagian besar responden khawatir kebijakan baru itu akan memperparah kemacetan, khususnya daerah yang berada di sekitar jalur busway. Selain itu, responden khawatir busway juga tak memberikan keamanan dan kenyamanan. ”Saya pribadi lebih suka naik bus daripada mobil pribadi kalau keamanan terjamin seperti di Singapura dan Thailand,” kata seorang responden.





Indikator Pekan Ini:
Lebih dari 29 ribu calon jemaah haji tahun 2004 gagal ke Tanah Suci karena pemerintah Arab Saudi tak memberikan kuota tambahan. Puluhan calon jemaah haji yang gagal berangkat sempat datang di Komisi Agama DPR, pada 17 Desember malam, saat Menteri Agama Said Agil al-Munawar melakukan dengar pendapat dengan para wakil rakyat.

Reaksi keras datang dari berbagai kalangan. Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah, Syafi’i Ma’arif, misalnya, mendesak DPR agar membentuk panitia khusus soal ini. Selain itu, muncul juga desakan agar Menteri Agama mengundurkan diri.

Bagaimana pelayanan pemerintah terhadap calon jemaah haji tahun ini? Lebih baik atau justru sebaliknya? Kami tunggu pendapat Anda di www.tempo.co.id.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
28/XXXVII/01 - 7 September 2008

 

Berita lainnya

Pemerintah AS Ambil Alih Manajemen Fannie Mae dan Freddie Mac - 07 Sep 2008 | 08:52 WIB
Capello Belum Puas dengan Cole - 07 Sep 2008 | 08:42 WIB
Daya Beli Petani Nusa Tenggara Barat Anjlok - 07 Sep 2008 | 08:30 WIB
Paraguay Kokoh di Puncak, Argentina Puas - 07 Sep 2008 | 08:07 WIB
Gempa 5,3 SR Landa Laut Maluku   - 07 Sep 2008 | 08:05 WIB
Dua Aksi Massa Berpotensi Macetkan Jalan - 07 Sep 2008 | 07:50 WIB
Spanyol Banyak Buang Peluang - 07 Sep 2008 | 07:37 WIB
Arus Lalu Lintas Ibukota Pagi Ini Lancar - 07 Sep 2008 | 07:30 WIB
Jakarta dan Sekitarnya Berawan   - 07 Sep 2008 | 07:19 WIB
Yenny Wahid Bantah Klaim Yusril Didukung Gus Dur - 06 Sep 2008 | 22:09 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data