|
Hari-hari terus bergulir. Pasar kandidat calon presiden pun makin ramai saja. Dan dibandingkan dengan kandidat lainnya, Jusuf Kalla, 61 tahun, kelihatannya lebih lamban bergerak. Tim untuk menyiapkan dirinya jadi kandidat calon presiden pun baru dibentuk dua minggu menjelang Konvensi Partai Golongan Karya, beberapa waktu lalu. Gayanya memang kalem, kecuali hari-hari belakangan ini. Dia membenahi diri agar kelihatan lebih mooi di hadapan calon pemilihnya. Satu yang dirasakan kurang apik adalah gaya bicaranya yang cepat. Perlahan-lahan, ia mempermak cara bicaranya, meski hasilnya belum begitu kelihatan.
Toh, ada satu yang tak ingin diubahnya, yakni soal kumis yang dipotong tipis pas di atas bibirnya. Saat bertandang ke TEMPO pekan silam dan ketika ditanya soal itu, dia hanya mesam-mesem. "Enggaklah... Memangnya kenapa dengan kumis saya?" katanya sambil memegang kumisnya. Justru kalau penampilannya yang itu diubah, dia malah mengalami erosi kepercayaan diri, mungkin.
|