|
MEMBANTAH dengan dingin seperti menjadi ciri para tersangka pembobol bank. Begitu pula dengan salah satu anak buah Yudi, Hartono Tjahjajaya. Kepada Thomas Hadiwinata dari TEMPO, Direktur Utama PT Delta Makmur Ekspresindo itu menyanggah segala tuduhan keterlibatan dia dan bosnya dalam penggangsiran brankas BRI.
Apakah benar Anda dan Yudi Kartolo terlibat dalam pembobolan BRI?
Tidak benar tuduhan itu. Keterangan yang dimuat di koran banyak yang dimanipulasi. Kami ini justru diminta membantu penyelesaian kredit macet di BRI.
Bukti menunjukkan Yudi dan Anda menggelapkan deposito milik pihak lain untuk mendapatkan kredit dari BRI.
Siapa bilang? Kami meminta mereka menaruh uang di BRI. Lalu, atas seizin mereka, deposito itu dijadikan jaminan.
Seperti apa perjanjian antara pemilik dana dan Anda?
Saya tidak tahu persis seperti apa. Yang langsung deal dengan mereka Pak Yudi, komisaris perusahaan. Saya di Delta Makmur hanya karyawan. Sekarang ini Pak Yudi lagi ada urusan di kejaksaan. Saya tidak tahu untuk urusan apa.
Kalau soal deposito yang digelapkan?
Saya tidak tahu.
Perusahaan Anda pernah terlibat kasus pembobolan di BNI juga?
Tidak, tidak benar itu. Kami baru sekali ini tersandung.
|