|
|
| |
Edisi. 39/XXXII/24 - 30 November 2003
|
|
Dan Kematian Semakin Akrab
Puluhan terpidana mati menanti ajal di pelbagai penjara di Indonesia. Ada yang mengisi sisa hidup dengan bercocok tanam dan berdagang. Ada pula yang optimistis dengan merencanakan perkawinan dengan narapidana lain dari lembaga pemasyarakatan wanita.
Kematian, bagaimanapun, bukan sesuatu yang mudah. Beberapa narapidana bahkan meninggal di penjara karena sakit atau sebab lainnya dalam penantian mereka dijemput juru tembak.
"Dan kematian semakin akrab," kata penyair Subagio Sastrowardoyo. Bagi para narapidana itu, malaikat maut adalah kawan seiring.
|
|
Napi Necis di Penjara Cipinang
|
|
Datanglah, Ya, Elmaut
|
|
Malam Panjang Sebelum Bunyi Dor
Sebelum dieksekusi, para terpidana mati menjalani malam terpanjang dalam hidup mereka. Kematian bagaimanapun bukan sesuatu yang mudah.
|
|
|
| |
|
|
| buatan Radja|endro |
Majalah
Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

|
|
| |
|
|
|
|